Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Improving Vocabulary Mastery Through Storytelling Methods Using Picture Story Books at TKIT Al-Jabar Bekasi Saputra, Rayhan; Kuniawati, Lia; Rahayu, Wening
Bulletin of Early Childhood Vol. 4 No. 2 (2025): Bulletin of Early Childhood
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bec.v4i2.2021

Abstract

This research was motivated by the low vocabulary mastery of group B1 children at TKIT Al-Jabar Bekasi. The purpose of this study was to improve children’s vocabulary skills through the storytelling method using picture storybooks. This study employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, each consisting of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were 12 children in group B1. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using descriptive quantitative and qualitative approaches. The results showed a significant improvement in children’s vocabulary skills, from 25.60% in the pre-cycle to 65.00% in cycle I, and reaching 95.83% in cycle II. Thus, the research success indicator of 70% was achieved. The study concludes that the storytelling method using picture storybooks is effective in enhancing the vocabulary mastery of early childhood learners.
Tradisi Pernikahan Semanda pada Masyarakat Adat Lampung Saibatin (Kajian Hukum Adat) Saputra, Rayhan; Hasan, Zainudin
Equality: Law and Social Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi pernikahan Semanda merupakan salah satu sistem perkawinan khas masyarakat adat Lampung Saibatin yang memiliki nilai sosial dan budaya yang tinggi. Dalam tradisi ini, suami mengikuti garis kekerabatan istri dan menetap di lingkungan keluarga pihak perempuan. Sistem ini mencerminkan struktur sosial masyarakat Saibatin yang bersifat matrilokal serta mengandung makna tanggung jawab, kesetiaan, dan penghormatan terhadap peran perempuan. Namun, perkembangan zaman dan pengaruh modernisasi menyebabkan tradisi Semanda mulai mengalami pergeseran makna dan pelaksanaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan makna, proses pelaksanaan, serta relevansi tradisi Semanda dalam konteks masyarakat Lampung Saibatin masa kini. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menelaah berbagai literatur akademik dan kajian budaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun tradisi Semanda mulai jarang dilakukan, nilai-nilai kekerabatan dan keharmonisan keluarga yang terkandung di dalamnya tetap menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Saibatin.