Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PKM Tentang Bahaya Jamur Fusarium oxysporum Penyebab Mikosis Kulit Pada Ikan Nila Bagi Kesehatan Manusia Katili, Deidy Y; Rondonuwu, Frans Bernhard; Tangkau, Linda Mieneke Shirley; Wahyudi, Lalu; Pontororing, Hanny; Langoy, Marnix
The Studies of Social Sciences Vol. 7 No. 2 (2025): The Studies of Social Sciences
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tsss.v7i2.65426

Abstract

Ikan nila banyak diminati oleh kalangan masyarakat menengah ke bawah. Meningkatnya minat masyarakat terhadap ikan nila tidak dibarengi dengan peningkatan produksi ikan nila tersebut. Produksi ikan nila seringkali menjadi hambatan dengan adanya serangan jamur patogen pada ikan nila seperti salah satunya yaitu jamur Fusarium oxysporum. Jamur patogen ini pula menyerang ikan nila yang siap untuk dipasarkan bagi konsumen. Tujuan dan target khusus yang ingin dicapai pada kegiatan PKM ini adalah peningkatan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam eksplorasi jamur patogen ikan nila yang siap dipasarkan dan dikonsumsi. Untuk mengatasi permasalahan kurangnya pengetahuan Masyarakat tentang bahaya jamur pathogen bagi ikan nila, akan digunakan metode penyuluhan dan pelatihan eksplorasi dan bahaya jamur patogen ikan nila terhadap kesehatan manusia. Berdasarkan analisis data hasil tes awal dan tes akhir maka diperoleh hasil bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta sebelum dan sesudah materi pelatihan diberikan, dimana prosentase nilai di bawah 60 tidak ada lagi dan yang tertinggi pada interval 81-90 sebanyak 6 peserta (30%), walaupun tidak ada seorangpun yang memberikan penilaian pada interval nilai 91-100. Berdasarkan analisis rekapan lembar evaluasi topik belajar setelah dilakukan praktek penggunaan pestisida maka diperoleh hasil tertinggi terdapat pada aspek pemahaman dengan kriteria sangat baik (12 peserta). Sedangkan hasil yang rendah terdapat pada aspek ke-4 (kemampuan peserta mengkomunikasikan hasil praktek dengan pihak lain) dengan 7 orang peserta yang memberikan penilaian sangat baik.