Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Junior Medical Journal

Hubungan Faktor Individu dengan Kejadian Sick Building Syndrome pada Karyawan PT Wira Sandi Jakarta dan Tinjauannya Menurut Agama Islam Afif Aziz Firdausy; Risdawati Djohan; Firman Arifandi; Erlina Wijayanti
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i6.4975

Abstract

Pendahuluan Sick Building Syndrome (SBS) adalah kondisi di mana bangunan industri, kantor, dan rumah berdampak buruk pada kesehatan orang dan menyebabkan berbagai gejala yang dialami oleh karyawan yang bekerja di gedung perkantoran. Gejalanya termasuk iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan serta kelelahan. Faktor individu seperti gender, usia, masa kerja dan kebiasaan merokok dapat memengaruhi risiko terkena Sick Building Syndrome. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor individu yang mempengaruhi kejadian Sick Building Syndrom di PT Wira Sandi Jakarta.Metode Penelitian Desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Metode yang diambil menggunakan metode probability sampling dengan teknik yang digunakan adalah Stratefied Random Sampling dan pengambilan sampel sebanyak 78 orang. Metode analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-square.Hasil Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan antara usia dengan gejala SBS (p=0,025), tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan gejala SBS (p=0,372), tidak ada hubungan antara masa kerja dengan gejala SBS (p=0,339), ada hubungan riwayat merokok dengan kejadian Sick Building Syndrom (p=0,029).Kesimpulan Usia dan merokok merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian Sick Building Syndrom di PT Wira Sandi. Maka dari itu karyawan dihimbau untuk merelaksasi otot tubuh dengan berjalan keluar ruangan setiap 1-2 jam untuk mencari udara segar serta menghindari merokok di lingkungan kantor. PT Wira Sandi perlu menyesuaikan jam istirahat dan jam kerja sesuai dengan kondisi usia dan fisik karyawan serta membuat kebijakan merokok di lingkungan kantor