Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja Di SMP Negeri 137 Jakarta Reproductive Health Education for Students SMP N 137 Jakarta Universitas YARSI Ndaru Andri Damayanti; Endah Purnamasari; Rika Ferlianti; Risdawati Djohan; Juniarti Juniarti; Harliansyah Harliansyah
Info Abdi Cendekia Vol 2 No 2: Desember 2019
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.364 KB) | DOI: 10.33476/iac.v2i2.20

Abstract

Pendidikan kesehatan reproduksi dan informasi tentang isu seksualitas kepada remaja tidak lagi dianggapsebagai suatu hal yang tabu. Masyarakat menyadari pentingnya pendidikan kesehatan seksual menjadi langkah awal memberikan akses informasi yang akurat bagi remaja. Informasi dasar mengenai kesehatanreproduksi, keterampilan bernegosiasi tentang hubungan seksual, dan akses untuk mendapatkan pelayanankesehatan reproduksi yang terjangkau menjadi kebutuhan penting bagi remaja. Fakta menunjukkan banyakremaja yang sudah aktif secara seksual baik secara resmi maupun illegal tanpa dibekali pengetahuan yangmemadai dapat berisiko meningkatkan jumlah penderita penyakit menular seksual dan kegiatan aborsi padaremaja. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang pentingnya menghindariperilaku seksual berisiko dan memberikan pengamalan agama dalam kehidupan sehari-harisehingga remaja siap menjalani kehidupan reproduksi yang sehat. Metode yang dilakukan padakegiatan ini adalah penyuluhan tentang kesehatan reproduksi remaja didasarkan pada pemberianpengetahuan kesehatan dan agama kepada remaja menggunakan media power point dan kesempatan tanyajawab. Jumlah peserta edukasi sebanyak 44 orang. Hasil kegiatan menunjukkan 82% peserta.menunjukkanpeningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi pada siswa-siswa SMP N 137 Jakarta
Hubungan Faktor Individu dengan Kejadian Sick Building Syndrome pada Karyawan PT Wira Sandi Jakarta dan Tinjauannya Menurut Agama Islam Afif Aziz Firdausy; Risdawati Djohan; Firman Arifandi; Erlina Wijayanti
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i6.4975

Abstract

Pendahuluan Sick Building Syndrome (SBS) adalah kondisi di mana bangunan industri, kantor, dan rumah berdampak buruk pada kesehatan orang dan menyebabkan berbagai gejala yang dialami oleh karyawan yang bekerja di gedung perkantoran. Gejalanya termasuk iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan serta kelelahan. Faktor individu seperti gender, usia, masa kerja dan kebiasaan merokok dapat memengaruhi risiko terkena Sick Building Syndrome. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor individu yang mempengaruhi kejadian Sick Building Syndrom di PT Wira Sandi Jakarta.Metode Penelitian Desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Metode yang diambil menggunakan metode probability sampling dengan teknik yang digunakan adalah Stratefied Random Sampling dan pengambilan sampel sebanyak 78 orang. Metode analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-square.Hasil Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan antara usia dengan gejala SBS (p=0,025), tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan gejala SBS (p=0,372), tidak ada hubungan antara masa kerja dengan gejala SBS (p=0,339), ada hubungan riwayat merokok dengan kejadian Sick Building Syndrom (p=0,029).Kesimpulan Usia dan merokok merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian Sick Building Syndrom di PT Wira Sandi. Maka dari itu karyawan dihimbau untuk merelaksasi otot tubuh dengan berjalan keluar ruangan setiap 1-2 jam untuk mencari udara segar serta menghindari merokok di lingkungan kantor. PT Wira Sandi perlu menyesuaikan jam istirahat dan jam kerja sesuai dengan kondisi usia dan fisik karyawan serta membuat kebijakan merokok di lingkungan kantor