Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perbedaan dalam pencapaian akademik antara siswa yang berasal dari keluarga utuh dan siswa yang berasal dari keluarga broken home di SMK Al Husna Pasirnangka. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena yang menunjukkan bahwa keadaan keluarga merupakan salah satu elemen krusial yang mempengaruhi perkembangan psikologis serta hasil akademik siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif komparatif dengan pengumpulan data melalui dokumentasi nilai rapor dan distribusi angket terkait kondisi keluarga. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas siswa dari kelas X, XI, dan XII yang dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kategori keluarga utuh dan broken home. Data dianalisis menggunakan uji t untuk menentukan signifikansi perbedaan rata-rata pencapaian akademik antara kedua kelompok tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dalam prestasi belajar antara siswa dari keluarga utuh dan siswa dari keluarga broken home, di mana siswa dari keluarga utuh menunjukkan pencapaian akademik yang cenderung lebih tinggi. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya stabilitas keluarga dalam mempengaruhi kesiapan belajar, dukungan emosional, dan motivasi akademik siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini, direkomendasikan untuk memperkuat pendidikan melalui peran guru IPS, khususnya dalam pengembangan karakter, peningkatan motivasi belajar, serta penginternalisasian nilai-nilai sosial yang mendukung ketahanan diri bagi siswa broken home..