Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Aspek Reproduksi Ikan Ceba (Systomus rubripinnis, Valenciennes, 1842) di Sungai Teba Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah Nurcahyani, Fitri; Sulistyo, Isdy; Rukayah, Siti; Lestari, W; Sastranegara, Moh Husein
MAIYAH Vol 4 No 3 (2025): Maiyah : Vol. 4 No. 3 September 2025
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.maiyah.2025.4.3.17633

Abstract

Ikan ceba merupakan spesies asli ikan air tawar dalam Famili Cyprinidae. Penelitian mengenai aspek reproduksi ikan ceba dilakukan di Sungai Teba, Kabupaten Kebumen Jawa Tengah bertujuan untuk mengetahui aspek reproduksi ikan ceba di Sungai Teba, Kebumen Jawa Tengah. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive random sampling dan data dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif. Pengambilan sample pada bulan Mei-Juli 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio kelamin ikan jantan dan betina tertinggi pada bulan Juli sebesar 1:1,65 tergolong seimbang dengan TKG yang didominasi pada TKG I dan II. Nilai IGS tertinggi pada bulan Juli dengan nilai IGS ikan jantan (5,95%) lebih rendah dari pada ikan betina (10,12%). Fekunditas ikan ceba tertinggi pada bulan Juli sebanyak 5909 butir telur dengan rerata diameter telur berkisar 0,52-0,75 mm. Ukuran panjang pertama matang gonad ikan jantan (10,5-11,6 cm) lebih kecil dibandingkan ikan betina (12,3-13,5 cm)
Struktur Populasi Ikan Ceba (Systomus rubripinnis) Di Sungai Kecepek Kabupaten Kebumen Jawa Tengah Firanti, Aulia Maya; Lestari, W; Rukayah, Siti; Muslih, Muslih; Sastranegara, Moh Husein
MAIYAH Vol 4 No 4 (2025): Maiyah : Vol. 4 No. 4 Desember 2025
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.maiyah.2025.4.4.17663

Abstract

Kabupaten Kebumen secara geografis terletak 7°27’-7°50' S dan 109°33’ 109°50’ T. Sungai Kecepek mengalir sepanjang Desa Pesantren, Desa Primbun Kidul, dan Desa Gebangsari. Struktur populasi merupakan strategi memprediksi kondisi populasi dalam suatu perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji struktur populasi, rasio kelamin, TKG, hubungan panjang berat serta faktor kondisi ikan ceba. Ikan Ceba (Systomus rubripinnis) memiliki bintik merah di operculum dan sirip perut, dubur dan ekor berwarna merah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode purposive random sampling dengan analisis data berupa analisis statistik dan deskriptif. Hasil penelitian pada bulan Mei menunjukkan bahwa ikan yang tertangkap didominasi oleh individu dengan sebaran ukuran 8,55-10,09 cm dan pada bulan Juni dengan ukuran 10,10-11,64 cm dengan jumlah individu 89 ekor. Rasio kelamin pada bulan Mei seimbang sedangkan pada Juni tidak seimbang. Pertumbuhan ikan ceba menunjukkan tipe allometrik negatif, dengan nilai b≠3. Faktor kondisi ikan menunjukkan bahwa ikan tergolong kurang montok dan struktur populasi ikan ceba dalam kondisi yang baik.
Karakteristik Habitat Ikan Keting (Mystus Nigriceps) di Sungai Ijo, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah Rukayah, Siti; Nuryanto, Agus; Lestari, W; Sastranegara, Moh. Husein
Akuatika Indonesia Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jaki.v11i1.68267

Abstract

Karakteristik habitat perairan meliputi fisika dan kimia air sungai yang mempengaruhi kelimpahan ikan di ekosistem Sungai Ijo. Informasi mengenai habitat dan kelimpahan Mystus nigriceps di Sungai Ijo tersebut masih terbatas dan kurang mendapat perhatian, sehingga penelitian ini perlu dilakukan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis parameter fisika dan kimia air serta hubungan antara parameter kualitas air terhadap kelimpahan M. nigriceps di Sungai Ijo. Penelitian ini dilakukan di Sungai Ijo, Kabupaten Kebumen terdiri atas 9 stasiun yang dibagi ke dalam 3 zona yaitu zona hulu, tengah dan hilir. Data kualitas air dideskripsikan dalam bentuk tabel serta hubungan karakteristik habitat terhadap M. nigriceps dianalisis dengan uji CCA. Hasil penelitian diperoleh temperatur tertinggi pada zona tengah, penetrasi cahaya, kecepatan arus, O2 terlarut dan pH tertinggi pada zona hulu serta kedalaman, lebar sungai dan CO₂ bebas tertinggi pada zona hilir. Kelimpahan M. nigriceps tertinggi pada zona hilir didukung substrat yang sesuai yaitu lumpur. Hubungan parameter kualitas air terhadap kelimpahan M. nigriceps berdasarkan uji CCA menunjukkan bahwa lebar sungai, kedalaman, CO₂ bebas dan substrat berlumpur sejalan dengan kehidupan M. nigriceps, sedangkan  peningkatan nilai penetrasi cahaya, kecepatan arus, O₂ terlarut dan pH menunjukkan penurunan kelimpahan. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa, secara umum kualitas air di Sungai Ijo cukup baik untuk mendukung kehidupan M. nigriceps.