Afifudin Rusdhy, Noval
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Gizi Seimbang pada Ibu Hamil sebagai Pencegahan Stunting Sejak Dini (Studi Kasus RW 03 dan RW 04 Kelurahan Tirto Kota Pekalongan Sapira, Septi; Emmylia, Novita Nur; Rizki Septinasari, Alvina; Ifta Arifka, Elsza; Rizqiana, Fina; Farrasyah Putra, Fikri; Maihendra Anggara, Liyant; Supriyanto, Muhammad; Afifudin Rusdhy, Noval; Filsafat, Filsafat; Khanifatuzzahro, Ana; Hidayah, Rini; Faradisi, Firman
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Batikmu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v5i2.2187

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas individu di masa depan. Periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi masa krusial untuk pencegahan stunting, terutama melalui pemenuhan gizi seimbang pada ibu hamil. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini. Metode yang digunakan meliputi promosi kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab, dilaksanakan pada 1 Agustus 2025 di Kelurahan Tirto RW 03, Kecamatan Pekalongan Barat, dengan peserta sebanyak 7 ibu hamil dan kader kesehatan. Media edukasi yang digunakan mencakup presentasi PowerPoint, leaflet, infokus, serta demonstrasi penyusunan menu bergizi sesuai kebutuhan ibu hamil. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme tinggi dari peserta, yang sebelumnya memiliki pengetahuan terbatas tentang gizi seimbang dan stunting. Pemaparan materi mencakup pengertian gizi, zat gizi yang diperlukan selama kehamilan, cara pengolahan makanan yang benar, ciri ibu hamil berisiko, dan peran keluarga dalam pencegahan stunting. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah perlunya edukasi gizi seimbang yang dilakukan secara berkelanjutan, pendampingan intensif oleh tenaga kesehatan, serta pemanfaatan bahan pangan lokal untuk mencegah stunting sejak dini.