This study aims to examine the effect of parental expectation on student engagement with self-efficacy as a mediating variable among final-year undergraduate students in Makassar State University. A total of 384 students participated in this study, selected using the accidental sampling technique. Data were analyzed using simple linear regression and mediation testing through path analysis. The results indicate that parental expectation has a positive and significant effect on self-efficacy (p < 0.001), self-efficacy has a positive and significant effect on student engagement (p < 0.001), and parental expectation also has a direct positive effect on student engagement (p = 0.029). Furthermore, the mediation test reveals a partial mediation effect of self-efficacy (p = 0.049), indicating that parental expectations can enhance students’ academic engagement both directly and indirectly through increased self-efficacy. These findings highlight the importance of parental support and expectations while emphasizing the need for students to develop strong self-efficacy to optimize their engagement in completing their final projects. Therefore, the implication of this study is that parents are expected not only to place pressure on achievement, but also to be present as a source of emotional support and motivation, so that the expectations given function as encouragement rather than a burden. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh parental expectation terhadap student engagement dengan self-efficacy sebagai variabel mediasi pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas Negeri Makassar. Sebanyak 384 mahasiswa menjadi partisipan dalam penelitian ini yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji mediasi dengan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa parental expectation berpengaruh positif dan signifikan terhadap self-efficacy (p < 0,001), self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap student engagement (p < 0,001) dan parental expectation juga berpengaruh langsung terhadap student engagement (p = 0,029). Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa adanya mediasi parsial oleh self-efficacy (p = 0,049), yang berarti harapan orang tua dapat meningkatkan keterlibatan akademik mahasiswa baik secara langsung maupun melalui peningkatan self-efficacy. Temuan ini menegaskan pentingnya peran dukungan dan harapan orang tua, sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa perlu memiliki keyakinan terhadap kemampuan diri agar dapat terlibat secara optimal dalam penyelesaian tugas akhir. Oleh karena itu implikasi penelitian ini adalah orang tua diharapkan tidak hanya memberikan tekanan untuk berprestasi, tetapi juga hadir sebagai sumber dukungan emosional dan motivasi, sehingga harapan yang diberikan menjadi dorongan, bukan beban. Â