Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan UI/UX Website CV Tiga Jaya Untuk Meningkatkan Pengalaman Pengguna Menggunakan Metode Design Thinking Sanjaya, Imam; Aqila, Muhammad Akmal
Jurnal Sains Informatika Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Sains Informatika Terapan (Februari, 2026)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia (RISINDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan rancangan User Interface (UI) dan User Experience (UX) pada website CV Tiga Jaya dengan tujuan meningkatkan kualitas pengalaman serta kepuasan pengguna dalam mengakses informasi perusahaan dan produk yang ditawarkan. Penelitian ini diharapkan memberikan manfaat bagi perusahaan dalam menghadirkan website yang informatif, mudah dioperasikan, responsif pada berbagai perangkat, serta mampu memperkuat citra profesional di tengah perkembangan teknologi digital. Dataset penelitian diperoleh melalui proses observasi, wawancara, serta pengumpulan data dari pengguna dan calon pengguna website CV Tiga Jaya yang dilaksanakan pada periode Januari hingga Februari 2025. Metode yang diterapkan adalah Design Thinking yang meliputi lima tahapan, yaitu Pada tahap empathize, peneliti menemukan permasalahan utama berupa navigasi yang kurang intuitif dan keterbatasan informasi produk. Tahap define menghasilkan rumusan kebutuhan pengguna seperti kemudahan navigasi, tampilan visual yang menarik, desain responsif, dan informasi perusahaan yang jelas. Tahap ideate menghasilkan solusi desain yang kemudian diwujudkan dalam bentuk prototipe menggunakan Figma. Hasil pengujian menunjukkan bahwa rancangan UI/UX yang dihasilkan mampu meningkatkan kejelasan informasi, kemudahan penggunaan, dan kenyamanan pengguna, sehingga metode Design Thinking dinilai efektif dalam meningkatkan kualitas UI/UX website CV Tiga Jaya.  
Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Basic Life Support sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat Farindra, Irmawan; Rusdi, Warda Elmaida; Prilistyo, Dwimantoro Iman; Junaedi, Mohammad Dwinanda; Ariefianto, Satrio Eko; Hidayat; Aqila, Muhammad Akmal; Rusmana, Raissa Aydien; Firlani, Osya Azifa; Hermawati, Nathania Fauziah
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari Juni
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan reproduksi dan keterampilan dalam menghadapi kondisi gawat darurat masih menjadi tantangan serius, terutama di lingkungan pondok pesantren. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan santri tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan membekali santri dengan keterampilan Basic Life Support (BLS). Metode kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan santri sebagai peserta utama. Subjek kegiatan terdiri dari 30 santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Darussalam Al-Faisholiyah. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua bentuk utama, yaitu penyuluhan edukasi kesehatan dan pelatihan praktik BLS. Kegiatan edukasi dilaksanakan dalam dua sesi, mencakup materi tentang kesehatan reproduksi dan praktik BLS dengan bantuan media manekin. Selama kegiatan, digunakan media pembelajaran berupa presentasi PowerPoint dan booklet interaktif untuk mempermudah pemahaman peserta. Untuk mengukur efektivitas kegiatan, dilakukan pre-test sebelum penyuluhan dan post-test setelahnya. Data pre dan post-test dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Hasil analisis pada data pre dan post test peserta menunjukkan adanya peningkatan rerata tingkat pengetahuan peserta (12,56%). Melalui uji Wilcoxon Signed Rank Test didapatan nilai p < 0.0001 yang menandakan adanya perbedaan signifikan pada hasil pre dan post test peserta. Implikasinya, program serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas santri dalam menjaga kesehatan diri dan menghadapi situasi kegawatdaruratan.