Junaedi, Mohammad Dwinanda
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Exclusive breastfeeding behavior based on physical endurance and economic resilience of the family Maharrani, Titi; Nugrahini, Evi Yunita; Junaedi, Mohammad Dwinanda; Pratami, Evi
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 13, No 4: December 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v13i4.24543

Abstract

Breast milk is the best food for babies that can be given until the child is two years old or more, it is proven that breast milk has advantages that cannot be replaced by any food and drink because it contains the most appropriate, complete, and always adjusting nutrients with the baby's needs at all times. This study aimed to analyze the relationship between physical endurance and economic resilience of the family on exclusive breastfeeding behavior. This research was analytic research using a cross-sectional design. The sample of this research was 108 postpartum mothers who were taken by simple random sampling technique. The independent variables in this study were physical endurance and economic resilience, while the dependent variable was the behavior of exclusive breastfeeding. All data were collected using a questionnaire prepared by the researcher, and data were analyzed using a logistic regression test. Adequacy of food, housing ownership, and health insurance ownership are factors that influence exclusive breastfeeding behavior with a p-value <0.05. While 8 other indicators including nutritional adequacy, family health, resting place, income, income adequacy, children's educational ability, dropping out of school, and ownership of family savings do not affect exclusive breastfeeding behavior. Physical endurance relationship between the behavior of exclusive breastfeeding on the indicator of food adequacy and the factor of economic resilience affects the behavior of exclusive breastfeeding on the indicators of housing ownership and health insurance.
Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Basic Life Support sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat Farindra, Irmawan; Rusdi, Warda Elmaida; Prilistyo, Dwimantoro Iman; Junaedi, Mohammad Dwinanda; Ariefianto, Satrio Eko; Hidayat; Aqila, Muhammad Akmal; Rusmana, Raissa Aydien; Firlani, Osya Azifa; Hermawati, Nathania Fauziah
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari Juni
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v6i1.12620

Abstract

Permasalahan rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan reproduksi dan keterampilan dalam menghadapi kondisi gawat darurat masih menjadi tantangan serius, terutama di lingkungan pondok pesantren. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan santri tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan membekali santri dengan keterampilan Basic Life Support (BLS). Metode kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan santri sebagai peserta utama. Subjek kegiatan terdiri dari 30 santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Darussalam Al-Faisholiyah. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua bentuk utama, yaitu penyuluhan edukasi kesehatan dan pelatihan praktik BLS. Kegiatan edukasi dilaksanakan dalam dua sesi, mencakup materi tentang kesehatan reproduksi dan praktik BLS dengan bantuan media manekin. Selama kegiatan, digunakan media pembelajaran berupa presentasi PowerPoint dan booklet interaktif untuk mempermudah pemahaman peserta. Untuk mengukur efektivitas kegiatan, dilakukan pre-test sebelum penyuluhan dan post-test setelahnya. Data pre dan post-test dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Hasil analisis pada data pre dan post test peserta menunjukkan adanya peningkatan rerata tingkat pengetahuan peserta (12,56%). Melalui uji Wilcoxon Signed Rank Test didapatan nilai p < 0.0001 yang menandakan adanya perbedaan signifikan pada hasil pre dan post test peserta. Implikasinya, program serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas santri dalam menjaga kesehatan diri dan menghadapi situasi kegawatdaruratan.