Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Pangan Lokal sebagai Upaya Pemberdayaan Perempuan Melalui Inovasi Produk Kripik Pisang dan Ubi Momo, Lidia Lali; Malo, Maria Wilda; Pingge, Yunita; Habamananga, Riski
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.11048

Abstract

Sumba yang merupakan daerah tropis, kaya akan hasil tanah yang sangat bagus dan berlimpah. Salah satu yang menjadi focus dalam Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah desa Ringu Rara di kabupaten Sumba Barat. Komoditas pangan lokal yang paling banyak di des aini adalah umbi-umbian dan berbagai jenis pisang. Dari kebiasaan masyarakat menjual mentah dan mendapatkan minim keuntungan, maka pelatihan ini diadakan dengan memberdayakan perempuan di des aini. Hal ini untuk menumbuhkan kreatifitas perempuan dalam membangun UMKM keluarga dan daerah. Karena kegiatannya berlangsung satu hari dan memanfaatkan waktu dan ruang sepenuhnya, maka kegiatan PkM ini menggunakan metode Pelatihan dan Pendampingan. Dari hasil kegiatan ini, perempuan-perempuan yang telibat dalam pelatihan ini sangat antusias dan akan melanjutkan untuk membuka usaha agar lebih baik.
PEMANFAATAN DIGITALISASI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING KAIN TENUN SUMBA MELALUI WORKSHOP EDUKATIF Malo, Maria Wilda; Puty, Paulino Lucky; Riti, Katarina Yunita; Kaka, Roswita Sari; Dimu, Noviana Martha; Momo, Lidia Lali; Wali, Mirayana Rambu; Pingge, Yunita
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i2.2785

Abstract

Sumbanese woven fabric is a cultural heritage of high economic value, but MSMEs still face limitations in marketing that tend to be conventional, thus limiting market reach. This study aims to improve the understanding and skills of MSMEs in utilizing digital marketing to increase product competitiveness. The method used was a participatory approach through an educational workshop that combined lectures, discussions, practices, and mentoring involving 15 female MSMEs. The results showed a significant increase in the digital literacy of participants, where before the activity most did not understand digital marketing and had not used social media as a promotional tool, while after the activity 66.67% of participants successfully created a business Instagram account and began actively promoting woven fabric products. The conclusion of this study shows that the practice-based workshop approach accompanied by mentoring is effective in improving the digital capabilities of MSMEs, although the level of technology adoption is still at an early stage, so ongoing mentoring is needed to optimize the use of digital marketing in supporting the development of a creative economy based on local wisdom. ABSTRAKKain tenun Sumba merupakan warisan budaya bernilai ekonomi tinggi, namun pelaku UMKM masih menghadapi keterbatasan pemasaran yang cenderung konvensional sehingga jangkauan pasar menjadi terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan digitalisasi pemasaran guna meningkatkan daya saing produk. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui workshop edukatif yang mengombinasikan ceramah, diskusi, praktik, dan pendampingan dengan melibatkan 15 pelaku UMKM perempuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam literasi digital peserta, di mana sebelum kegiatan sebagian besar belum memahami digital marketing dan belum menggunakan media sosial sebagai sarana promosi, sedangkan setelah kegiatan sebanyak 66,67% peserta berhasil membuat akun Instagram bisnis dan mulai aktif mempromosikan produk kain tenun. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan workshop berbasis praktik yang disertai pendampingan efektif dalam meningkatkan kemampuan digital pelaku UMKM, meskipun tingkat adopsi teknologi masih berada pada tahap awal sehingga diperlukan pendampingan berkelanjutan untuk mengoptimalkan pemanfaatan digital marketing dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.