The purpose of this study was to determine the effect of feeding fermented goroho banana peel flour on giblet weight (liver, gizzard, lymph, and heart). The method used in this study was a completely randomized design (CRD) with 5 treatments and 5 replicates. The number of super native chickens used in the study was 125. The treatments consisted of P0 (Ration (0%) without fermented goroho banana peel flour), P1 (ration + 5% fermented goroho banana peel flour), P2 (ration + 10% fermented goroho banana peel flour), P3 (ration + 15% fermented goroho banana peel flour), P4 (ration + 20% fermented goroho banana peel flour). The variables observed were giblet weight, which included the gizzard, heart, liver, and lymph. The results showed that fermented goroho banana peel flour as a feed substitute had no significant effect (P>0.05) on the weight of the gizzard, liver, heart, and lymph nodes in super native chickens. In conclusion, fermented goroho banana peel flour at 5% to 20% in the ration did not affect the weight of the gizzard, heart, liver, and lymph nodes of 60-day-old super native chickens.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung kulit pisang goroho frementasi terhadap bobot giblet (hati, gizard, limfa, dan jantung). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Jumlah ayam kampung super yang digunakan dalam penelitian sebanyak 125 ekor. Perlakuan terdiri atas P0 (Ransum (0%) tanpa tepung kulit pisang goroho fermentasi), P1 (Ransum + 5% tepung kulit pisang goroho fermentasi), P2 (Ransum + 10% tepung kulit pisang goroho fermentasi), P3 (Ransum + 15% tepung kulit pisang goroho fermentasi), P4 (Ransum + 20% tepung kulit pisang goroho fermentasi). Variabel yang diamati adalah bobot giblet yang meliputi: Gizzard, Jantung, Hati, dan Limfa. Hasil penelitian menunjukan bahwa tepung kulit pisang goroho fermentasi sebagai pakan pengganti ransum tidak memberikan pengaruh nyata pada bobot gizzard, hati, jantung, dan limfa pada ayam kampung super. Kesimpulannya bahwa tepung kulit pisang goroho fermentasi 5% sampai 20% dalam ransum tidak memengaruhi bobot gizzard, jantung, hati, dan limfa, ayam kampung super umur 60 hari. Namun pada persentase bobot limfa terjadi peningkatan pada P4 yang menggunakan 20% tepung kulit pisang goroho fermentasi dalam pakan.