Baradatu, Mirza Sultan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Uji Daya Hambat Ekstrak Biji Kopi Robusta (Coffea canephora) dan Ekstrak Buah Lada Hitam (Piper nigrum) terhadap Jamur Malassezia furfur in vitro Baradatu, Mirza Sultan; Soleha, Tri Umiana; Lusina, Septia Eva; Apriliana, Ety
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 12 No 3 (2026): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol. 12.3 (2026) : Article i
Publisher : BAPIN-ISMKI (Badan Analisis Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53366/jimki.v12i3.1089

Abstract

Pendahuluan: Infeksi Malassezia furfur yang umum di Indonesia memerlukan alternatif pengobatan alami karena efek samping dan kasus resistensi pengobatan antijamur. Penelitian ini bertujuan membandingkan potensi antijamur ekstrak etanol 96% biji kopi robusta (Coffea canephora) dan lada hitam (Piper nigrum) yang merupakan komoditas lokal Provinsi Lampung dalam menghambat pertumbuhan Malassezia furfur secara in vitro. Metode: Studi eksperimental Post-test Only Control Group Design ini menguji ekstrak hasil maserasi etanol 96% menggunakan metode difusi sumuran pada media SDA. Perlakuan meliputi lima konsentrasi (100%, 50%, 25%, 12,5%, 6,25%), kontrol positif (Terbinafine), dan kontrol negatif (Akuades). Diameter zona hambat yang terbentuk diukur dan dianalisis secara statistik. Hasil: Ekstrak kopi robusta konsentrasi 100%; 50%; 25%; 12,5%; 6,25% menghasilkan zona hambat berturut-turut 13,39 mm; 11,25 mm; 5,72 mm; 1,99 mm dan 0 mm. Sedangkan ekstrak lada hitam menghasilkan 7,75 mm; 6,94 mm; 1,60 mm; dan 0 mm pada konsentrasi 12,5% dan 6,25%. Kontrol positif (Terbinafine) sebesar 23,32 mm dan kontrol negatif 0 mm. Pembahasan: Ekstrak kopi robusta lebih unggul karena kandungan asam klorogenat dan kafeinnya mampu melisiskan sel jamur Malassezia furfur dan berdifusi baik. Berbeda dengan lada hitam, senyawa piperin yang bersifat lipofilik memiliki keterbatasan difusi pada media uji, sehingga zona hambatnya terbatas. Simpulan: Ekstrak etanol 96% biji kopi robusta memiliki daya hambat yang lebih besar dan signifikan dibandingkan ekstrak buah lada hitam dalam menghambat pertumbuhan jamur Malassezia furfur.