Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Designing A Web-Based E-Module for Empowering Tenth-Grade Students' Writing Skills on Descriptive Text Marsya Nanda Dian Agustina; Miza Rahmatika Aini; Hesty Puspitasari
International Journal of Educational Development Vol. 3 No. 1 (2026): January: International Journal of Educational Development
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ijed.v3i1.463

Abstract

The study titled “Designing a Web-Based E-Module for Empowering Tenth-Grade Students’ Writing Skills in Descriptive Text” aims to develop a digital learning medium to improve students’ descriptive writing abilities. The research applies a Design and Development (D&D) approach using the ADDIE model, consisting of analysis, design, development, implementation, and evaluation, supported by a descriptive quantitative method. The study addresses limitations of traditional, teacher-centered instruction that relies heavily on printed materials by integrating technology into the learning process. The research begins with an analysis of existing teaching practices and learning resources for descriptive text writing. Based on this analysis, a web-based e-module is designed to provide a more interactive and engaging learning experience. The module includes structured materials such as definitions, purposes, text structures, language features, examples, and practice exercises. The e-module is then implemented in a tenth-grade classroom setting, followed by an evaluation of its effectiveness using quantitative data. The results indicate that the web-based e-module effectively improves students’ descriptive writing skills. Interactive features, including multimedia content, self-paced activities, and immediate feedback, enhance students’ motivation and active participation. Teachers and students report positive perceptions regarding the practicality, accessibility, and usefulness of the e-module. Pre-test and post-test results also show a clear improvement in students’ writing performance. Overall, the study concludes that web-based e-modules are a promising instructional medium for enhancing writing skills and supporting student-centered, technology-integrated English language learning.
Terapi Menulis untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Pecandu Narkoba di Lapas Dewasa Kota Blitar Miza Rahmatika Aini; Hesty Puspitasari
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 4 No. 1 (2021): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v4i1.1316

Abstract

Di era modern yang serba canggih ini, narkoba telah menjadi masalah bagi umat manusia di berbagai belahan dunia. Narkoba yang bisa menghancurkan akal sehat menghancurkan jiwa dan raga, mau tidak mau bisa mengancam masa depan umat manusia. Dalam kehidupan, langkah kritis dari proses perkembangan saraf, penyalahgunaan obat dapat disebabkan mekanisme plastisitas otak yang dapat menyebabkan perbaikan jangka panjang dalam sirkuit saraf dan pada akhirnya, tindakan. Salah satu dampak perbaikan ini adalah kecacatan. Fungsi kognitif, dengan efek akademis negatif pada perolehan informasi baru. Mengetahui fenomena tersebut maka peneliti melakukan terapi alternatif untuk meningkatkan fungsi kognitifnya. Peneliti menggunakan menulis sebagai terapi bagi mereka. Menulis memiliki manfaat terapeutik yang sangat besar. Menulis juga merupakan latihan otak yang sehat untuk mengaktifkan sel-sel otak dan meningkatkan daya ingat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dilakukan di Lapas Dewasa Kota Blitar. Subjek Penelitian yang digunakan adalah 15 Narapidana Narkoba dirawat dalam terapi menulis. Data diambiil dari 15 narapidana tersebut dan diberi pelatihan terapi menulis. Hasil penelitian disajikan dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan hasil bahwa terdapat peningkatan antara sebelum terapi dan sesudah terapi. Mereka bisa menulis serta meningkatkan kognisi mereka.