Dola Bili, Maria adensiani Chentia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Manajemen Rekam Medis Dalam Pelaksanaan Alih Media Rekam Medis Rawat Inap Di Rumah Sakit Mata Ramata Dola Bili, Maria adensiani Chentia; Wasita, Rai Riska Resty; Ni Wayan Deswiniyanti
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v5i2.414

Abstract

Rumah Sakit Mata Ramata sudah menerapkan rekam medis elektronik sejak tahun 2023 hingga saat ini masih dalam proses alih media dari konvensional ke elektronik menggunakan bantuan alat scan dengan tujuan untuk mempermudah dan membantu dalam melakukan proses alih media. Namun dalam perjalanannya masih terdapat tantangan-tangan yang mempengaruhi proses alih media berkas rekam medis rawat inap. Rumah Sakit Mata Ramata perlu menambah petugas rekam medis demi kelancaran pelaksanaan alih media. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik nonprobability sampling yang melibatkan seluruh petugas rekam medis yang berjumlah 4 orang. Dari 63.000 berkas rekam medis rawat inap yang ada, terdapat 29.009 berkas rekam medis rawat inap yang sudah dialih mediakan dari periode tahun 2023 hingga september tahun 2024. Berdasarkan hasil penelitian unsur manajemen 4M yakni Man, Method, Machine dan Material sangat berperan penting dalam pelaksanaan alih media. Namun, masih terdapat beberapa tantangan dalam pelaksanaan alih media berkas rekam medis seperti kekurangan tenaga rekam medis sehingga harus dicarikan tenaga tambagan dari luar rumah sakit, kekurangan alat scan, berkas rekam medis yang sangat banyak, mesin yang tidak berfungsi dengan baik, dan banyak rekam medis yang berisi stepler. Pelaksanaan alih media berkas rekam medis dilakukan tanpa adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) namun tidak menghambat kinerja para petugas medis rekam medis.