Nelayan di Kabupaten Sorong sebagian besar masih bergantung pada mesin motor tempel sebagai sarana utama penggerak perahu dalam aktivitas melaut. Namun, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan teknis dalam pemeliharaan serta perbaikan mesin seringkali menjadi kendala, sehingga menurunkan efektivitas operasional, meningkatkan biaya perbaikan, bahkan berisiko menghambat produktivitas penangkapan ikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi praktis kepada nelayan mengenai prosedur pemeliharaan preventif, identifikasi kerusakan, serta teknik perbaikan dasar mesin motor tempel. Metode yang digunakan adalah pelatihan langsung di lapangan melalui pendekatan hands-on practice, penyuluhan teori sederhana, serta diskusi interaktif terkait permasalahan yang sering ditemui oleh nelayan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman nelayan terhadap pentingnya perawatan berkala seperti penggantian oli, pemeriksaan sistem pendingin, pengecekan busi, dan pembersihan karburator. Selain itu, nelayan mampu melakukan perbaikan sederhana secara mandiri, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada bengkel dan menekan biaya operasional. Edukasi ini juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga mesin dalam kondisi optimal untuk mendukung keselamatan kerja di laut. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi positif terhadap peningkatan keterampilan teknis, kemandirian nelayan, serta mendukung keberlanjutan usaha perikanan tangkap di Kabupaten Sorong. Rekomendasi ke depan adalah perlunya pendampingan berkelanjutan serta pengadaan modul perawatan mesin motor tempel yang sederhana dan mudah dipahami oleh nelayan.