Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Keterampilan Siswa MTs PAKIS: Membuat Konten Kreatif Berbasis Kearifan Lokal Melalui Metode Project-Based Learning Asriandhini, Bunga; Pramudya, Anjani Maulaya; Setiyawan, Hardika; Haikal, Sultan Ananda; Lestari, Fajar Suci; Lestari, Rahmawati Niagasari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7761

Abstract

Perkembangan teknologi informasi menuntut peserta didik memiliki literasi digital dan kemampuan kreatif dalam memproduksi konten yang edukatif dan relevan dengan kehidupan budaya mereka. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa MTs PAKIS dalam membuat konten kreatif berbasis kearifan lokal melalui penerapan metode Project-Based Learning (PBL). Penerima manfaat dari kegiatan ini adalah siswa MTs PAKIS berjumlah 32 siswa. Kegiatan dilaksanakan melalui enam tahap, yaitu analisis kebutuhan, perancangan program, pelatihan teknis, pendampingan proyek, produksi konten, dan evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu mengidentifikasi potensi budaya lokal, mengembangkan ide proyek, serta menghasilkan video kreatif yang memuat nilai-nilai lokal seperti kuliner, permainan tradisional, dan tradisi masyarakat. PBL terbukti meningkatkan kreativitas, literasi digital, kemampuan kolaborasi, serta rasa bangga siswa terhadap budayanya. Program ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis bagi siswa, tetapi juga memperkuat karakter dan pemahaman budaya lokal, sehingga layak diterapkan sebagai model pembelajaran kreatif di madrasah maupun sekolah yang memiliki karakteristik serupa. Kegiatan ini dinyatakan berhasil diukur dari pre-test dan post-test berupa pertanyaan menguji pengetahuan teoritis dan keterampilan praktik membuat video kreatif. Pemahaman siswa secara teori naik dari 50% ke 70%, sedangkan pada ranah praktik keterampilan naik dari 40% ke 60%. Dengan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan ini, siswa membuat konten kreatif yang diunggah pada akun media sosial sekolah sebagai media publikasi.