Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan Media Sosial dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Pembangunan V Yapis Waena Sitti Fatima N; Muhammad Taslim; A. Ubaidillah
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.946

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan media sosial dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Pembangunan V Yapis Waena serta menganalisis dampak positif dan negatifnya. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan media sosial sebagai sarana pendukung proses pembelajaran, peningkatan motivasi siswa, serta penguatan pemahaman materi PAI. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru PAI dan siswa. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi teknik untuk memverifikasi keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan YouTube digunakan guru PAI untuk membagikan materi, video pembelajaran, quotes Islami, dan informasi kegiatan keagamaan. Pemanfaatan ini meningkatkan motivasi, partisipasi, dan pemahaman siswa terhadap materi PAI. Dampak positifnya meliputi akses informasi keagamaan yang lebih luas, pembelajaran lebih interaktif, dan penguatan karakter Islami. Namun, ditemukan pula dampak negatif seperti distraksi, potensi akses konten yang tidak sesuai, dan kurangnya literasi digital. Faktor pendukung keberhasilan meliputi dukungan guru, fasilitas teknologi, dan pengawasan orang tua, sedangkan hambatan utama adalah keterbatasan perangkat dan jaringan internet. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan literasi digital dan pengawasan konten untuk memaksimalkan manfaat media sosial dalam pembelajaran PAI.