Isami, Delvirawati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI MEDIA PERBANYAKAN Trichoderma brevicompactum UNTUK MENDUKUNG PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI DALAM CEKAMAN BIOTIK Lamatenggo, Rezka; Isami, Delvirawati; Iswati, Rida; Pulogu, Siska Irhamnawati
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan produktivitas cabai di Provinsi Gorontalo dalam beberapa tahun terakhir dipengaruhi oleh serangan penyakit layu Fusarium yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum, patogen tular tanah yang dapat menurunkan hasil hingga 50%. Pengendalian penyakit ini umumnya masih mengandalkan fungisida sintetis yang berisiko menimbulkan resistensi patogen dan dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi limbah pertanian, yaitu ekstrak kulit kopi dan kulit singkong, sebagai media perbanyakan Trichoderma brevicompactum serta efektivitasnya sebagai pemacu pertumbuhan dan pelindung benih cabai terhadap infeksi F. oxysporum. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tujuh perlakuan dan tiga ulangan, mencakup kontrol, infeksi patogen, perlakuan fungisida, serta biopestisida berbasis ekstrak limbah pertanian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa F. oxysporum menurunkan daya berkecambah dan indeks vigor secara signifikan, dengan nilai terendah pada perlakuan P1 (30% dan 0%). Sebaliknya, perlakuan fungisida (P2) dan biopestisida T. brevicompactum (P3–P6) mampu mempertahankan daya berkecambah tinggi (93,33–96,67%). Indeks vigor tertinggi setelah kontrol ditunjukkan oleh perlakuan ekstrak kulit singkong + F. oxysporum (P6) sebesar 93,33%, mengindikasikan adanya sinergi antara T. brevicompactum dan senyawa bioaktif kulit singkong dalam menekan patogen. Secara keseluruhan, ekstrak limbah pertanian terutama kulit singkong berpotensi sebagai media perbanyakan T. brevicompactum sekaligus sebagai biopestisida hayati ramah lingkungan untuk meningkatkan viabilitas benih cabai dan mendukung pertanian berkelanjutan.