Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KutaBaca: Developing and Implementation of an Offline Digital Library System to Enhance Literacy in the Low-Connectivity Environment of Wiyata Tech Village Purwakarta Venica, Liptia; Sodikin, Reisa Aulia; Herlina, Nina; Elviani, Ulva; Zahron, Aulia Aufa; Kurniawan, Muhammad Randy; Nugraha, Ariel Dwika; Putri, Dewi Indriati Hadi
REKA ELKOMIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Reka Elkomika
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaelkomika.v7i1.60-69

Abstract

Achieving Quality Education (Sustainable Development Goals, or SDGs, Point 4) remains a significant challenge in rural areas characterized by low digital infrastructure. Specifically, Kutamanah Village in Purwakarta faces critical literacy issues, with its primary school's literacy rate tragically categorized as ‘red,’ compounded by a low regional Quality Education Index score of 46.70. This research aims to address this digital and literacy gap through the systematic development and implementation of KutaBaca, an Offline Digital Library system. Utilizing a Research and Development (R&D) methodology based on the Software Development Life Cycle (SDLC) model, the system was designed with a local server and an internal wireless network, allowing students and teachers to access a vast collection of e-books and learning modules without relying on an external internet connection. Evaluation focused on rigorous Functional Testing and a System Usability Scale (SUS) assessment involving 30 students and 7 teachers. The results demonstrate a 100% functional success rate and an overall average SUS score of 83.1 ('Excellent'). This confirms that KutaBaca is a reliable, user-friendly, and replicable technological innovation, effectively increasing access to information and serving as a sustainable solution to boost literacy and support SDGs 4, 10, and 17 in low-connectivity regions.
Peningkatan Literasi Melalui Workshop Pemanfaatan Perpustakaan Digital Offline di SDN 1 Kutamanah Purwakarta Putri, Dewi Indriati Hadi; Venica, Liptia; Herlina, Nina; Sodikin, Reisa Aulia; Elviani, Ulva; Zahron, Aulia Aufa; Kurniawan, Muhammad Randy; Nugraha, Ariel Dwika
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.16275

Abstract

Keterbatasan infrastruktur digital masih menjadi kendala utama pemerataan akses pendidikan di daerah pedesaan Indonesia. Salah satunya dialami oleh Desa Kutamanah, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, yang memiliki skor Indeks SDGs Desa pada aspek Pendidikan Berkualitas (SDGs 4) di bawah 50. Kondisi minimnya konektivitas internet menjadi salah satu penyebab rendahnya literasi membaca dan kemampuan pemanfaatan teknologi, khususnya di lingkungan sekolah dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital serta keterampilan teknologi melalui implementasi Workshop Pemanfaatan Teknologi Perpustakaan Digital Offline KutaBaca. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research dengan melibatkan guru dan siswa secara aktif dalam tahapan perencanaan, pelatihan, observasi, dan evaluasi dengan instrumen pre-test dan post. Sebanyak 21 peserta mengikuti kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konsep perpustakaan digital, dari skor rata-rata 2,6 (rendah) pada pre-test menjadi 4,7 (sangat baik) pada post-test. Selain itu, tingkat keterampilan digital meningkat dari skala 2-3 menjadi 4-5, sedangkan tingkat kepuasan peserta mencapai 4,62 (kategori sangat puas). Implementasi sistem perpustakaan digital offline KutaBaca terbukti efektif mendukung proses pembelajaran dan memperkuat budaya literasi digital di sekolah pedesaan. Kegiatan ini menghasilkan model pengabdian berbasis teknologi yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di daerah lain dengan keterbatasan akses internet.