p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ALUCIO DEI
Artaida Tiarasi Gultom, Rogate
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EKSPLORASI TEOLOGIS PENYATAAN KHUSUS ALLAH DALAM PEMAHAMAN IDENTITAS DIRI SEBAGAI IMAGO DEI : Suatu Kajian Teologi Biblika tentang Relasi Allah dan Manusia sebagai Gambar-Nya Waruwu, Erlina; Artaida Tiarasi Gultom, Rogate
Alucio Dei Vol 10 No 1 (2026): Alucio Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55962/aluciodei.v10i1.241

Abstract

Artikel ini mengkaji secara teologis penyataan khusus Allah dalam kaitannya dengan pemahaman identitas diri manusia sebagai Imago Dei. Pemahaman ini penting karena kesadaran bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah menjadi dasar bagi pembentukan identitas diri yang benar, sekaligus membuka jalan bagi pengakuan akan kebutuhan keselamatan. Seseorang yang memahami dirinya sebagai Imago Dei akan menyadari keterbatasan dan ketidakmampuannya dalam menjaga keserupaan dengan Allah akibat dosa, sehingga muncul kesadaran akan kebutuhan karya keselamatan dalam Kristus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data dari literatur berupa jurnal, artikel, ensiklopedia dan Alkitab sebagai sumber utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyataan khusus Allah, yang berpuncak dalam Yesus Kristus, memberikan dasar teologis yang kuat bagi manusia untuk memahami identitasnya dan kebutuhan akan keselamatan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman diri sebagai Imago Dei bukan hanya membentuk martabat manusia, tetapi juga menjadi langkah awal dalam perjalanan menuju keselamatan yang sejati di dalam Kristus.
KONSEP PEMILIHAN ALLAH BAGI UMAT‐NYA DALAM SEJARAH DUNIA MENURUT PEMIKIRAN WOLFHART PANNENBERG: SUATU KAJIAN KRITIK DAN RELEVANSI : Analisis Teologis terhadap Dinamika Pemilihan Ilahi dalam Perspektif Sejarah Keselamatan dan Implikasinya bagi Gereja Masa Kini Banjarnahor, Delima; Artaida Tiarasi Gultom, Rogate
Alucio Dei Vol 10 No 1 (2026): Alucio Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55962/aluciodei.v10i1.242

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep pemilihan Allah bagi umat-Nya dalam sejarah dunia menurut pemikiran Wolfhart Pannenberg dengan fokus pada dimensi historis, eskatologis, dan komunitarian. Pemilihan Allah dipahami bukan sekadar status keselamatan individu, tetapi sebagai panggilan umat untuk berpartisipasi aktif dalam misi Allah di dunia dan pewahyuan diri-Nya melalui sejarah menuju penggenapan eskatologis di dalam Kristus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi literatur yang mengumpulkan data dari Alkitab, karya-karya Pannenberg, serta literatur teologi relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pannenberg menekankan pemilihan Allah bersifat historis, komunitarian, dan misioner, berbeda dengan teologi pilihan tradisional yang cenderung individualistik. Implikasi teologi pemilihan Pannenberg bagi gereja Indonesia mencakup pemahaman panggilan Allah dalam konteks sosial, pluralitas agama, dan dinamika kehidupan modern, mendorong gereja untuk menjadi agen misi Allah yang aktif, relevan, dan kontekstual. Artikel ini menghadirkan perspektif baru yang memperkaya dialog teologi pilihan di Indonesia dengan menekankan partisipasi komunitas dalam sejarah keselamatan Allah.
HAKIKAT ILAHI: KAJIAN FILOSOFIS TENTANG KESATUAN DAN ATRIBUT ALLAH: - Sipahutar, Melina Agustina; Artaida Tiarasi Gultom, Rogate
Alucio Dei Vol 10 No 1 (2026): Alucio Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55962/aluciodei.v10i1.245

Abstract

Artikel ini membahas kesatuan dan atribut hakikat Ilahi dalam perspektif teologi filosofis. Pemahaman tradisional tentang kesatuan Allah dikaji terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan sifat-sifat Ilahi (atribut) sebagai cara manusia mengenal dan merespons Allah. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur terhadap sumber-sumber klasik dan modern dalam teologi dan filsafat. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesatuan hakikat Ilahi bukan sekadar kesatuan numerik, melainkan kesatuan metafisis yang mengintegrasikan keberagaman atribut Ilahi dalam satu Keberadaan Ilahi yang tunggal dan sederhana. Melalui doktrin kesederhanaan Ilahi (divine simplicity), semua atribut Allah diidentifikasikan dengan esensi-Nya, menjaga keseimbangan antara transendensi dan keimanan Allah. Kesimpulannya, pemahaman filosofis tentang kesatuan dan atribut Allah memperkaya refleksi teologis serta membantu membangun konsepsi yang koheren tentang kesempurnaan Allah.