Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI YANG EMPATIK DAN ASERTIF REMAJA DAN ORANG TUA MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK PEMBERIAN INFORMASI (CERAMAH) Nainggolan, Regina BM; Sipahutar, Melina Agustina; Sihombing, Luhut; Sipahutar, Maya
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 10 No. 02 (2023): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.102.02

Abstract

Komunikasi adalah elemen mendasar dalam kehidupan manusia dan merupakan proses yang menjadi dasar utama dalam memahami hakikat manusia. Komunikasi yang efektif mampu menghasilkan perubahan sikap pada orang yang terlibat di dalamnya. Tujuan dari komunikasi yang efektif adalah mempermudah pemahaman pesan antara pemberi dan penerima, sehingga bahasa menjadi lebih jelas, serta melatih penggunaan bahasa non-verbal secara baik. Komunikasi yang empatik dan asertif adalah salah satu cara untuk mengatasi dan mengelola konflik yang mungkin terjadi antara suami-istri, orang tua-anak, mertua-menantu, dan anggota keluarga lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi empatik dan asertif melalui bimbingan kelompok dengan teknik pemberian informasi (ceramah). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi-experiment). Data dikumpulkan menggunakan instrumen penelitian berupa angket dengan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, reliabilitas, dan uji perbedaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan komunikasi empatik dan asertif setelah bimbingan kelompok dengan teknik pemberian informasi (ceramah). Rata-rata kemampuan komunikasi empatik dan asertif sebelum intervensi adalah 58,548, dan meningkat menjadi 68,548 setelah intervensi, menunjukkan dampak positif dari bimbingan kelompok tersebut.   Abstract Communication is a fundamental element in human life and serves as the primary process in understanding the essence of humanity. Effective communication can lead to changes in the attitudes of those involved. The goal of effective communication is to facilitate the understanding of messages between the sender and the receiver, making language clearer and enhancing the use of non-verbal language appropriately. Empathic and assertive communication is one way to address and manage conflicts that may arise between spouses, parents and children, in-laws, and other family members. This study aims to determine the improvement of empathic and assertive communication skills through group guidance with information-giving techniques (lectures). This research is a quasi-experimental study. Data was collected using research instruments in the form of questionnaires with a Likert scale. The data analysis techniques used include tests of validity, reliability, and difference tests. The results of the study show a significant improvement in empathic and assertive communication skills after group guidance with information-giving techniques (lectures). The average empathic and assertive communication skills before the intervention were 58.548, and increased to 68.548 after the intervention, demonstrating the positive impact of the group guidance.
Meningkatkan Ketrampilan Lulusan melalui Pengembangan Kurikulum Pastoral Konseling Berdasarkan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka dalam Kegiatan Magang di Institut Agama Kristen Negeri Tarutung Malau, Oloria; Sihombing, Robinhot; Sitompul, Sabar Rudi; Sipahutar, Melina Agustina
JURNAL TERUNA BHAKTI Vol 4, No 2: Pebruari 2022
Publisher : SEKOLAH TINGGI AGAMA KRISTEN TERUNA BHAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47131/jtb.v4i2.85

Abstract

In accordance with the current independent learning program and independent campus, especially in the implementation of internships/work practices, the existing Pastoral Counseling study program curriculum has the potential to be developed. In order to achieve graduates of the IAKN Tarutung Pastoral Counseling Study Program who are skilled in mentoring in accordance with the expectations of the achievement of the graduate profile and able to achieve the IAKN Tarutung mission. The purpose of this research is to develop a Pastoral Counseling Curriculum based on the Independent Learning and Independent Campus in Internship/Work Practice activities. This article uses research and development (R&D) methods. Referring to the results of the Curriculum expert validator regarding the development of the Pastoral Counseling study program curriculum based on the Merdeka Learning Independent Campus in the internship/work practice at the Faculty of Theological Sciences, IAKN Tarutung, it was concluded that it is suitable for use in learning Pastoral Counseling study programs with eligibility criteria levels 85, 96 %. Likewise, based on the results of the assessment of Pastoral Counseling expert validators/internship partners in terms of curriculum development research, it was concluded that it was suitable for use in Pastoral Counseling study program learning with a level of eligibility criteria of 85, 67%. With the conclusion that the curriculum development presented in this study is feasible to use and "does not need to be revised". AbstrakSesuai dengan program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka saat ini, khususnya dalam pelaksanaan magang/praktik kerja, kurikulum program studi Konseling Pastoral yang ada sangat potensial untuk dikembangkan. Dalam rangka mewujudkan lulusan Program Studi Konseling Pastoral IAKN Tarutung yang terampil dalam pendampingan sesuai dengan harapan pencapaian pro-fil lulusan, serta mampu mencapai misi IAKN Tarutung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengem-bangkan Kurikulum Konseling Pastoral berbasis Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka dalam kegiatan Magang/Praktik. Artikel ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D). Merujuk pada hasil validator ahli Kurikulum mengenai pengembangan kurikulum program studi Konseling Pastoral berbasis Kampus Mandiri Belajar Merdeka pada magang/praktik kerja di Fakultas Ilmu Teologi IAKN Tarutung, maka disimpulkan layak digunakan dalam pembelajaran program studi Konseling Pastoral dengan tingkat kriteria kelayakan 85,96%. Demikian juga berdasarkan hasil penilaian validator ahli Konseling Pastoral/mitra magang ditinjau dari penelitian pengembangan kurikulum, disimpulkan layak digunakan dalam pembelajaran program studi Konseling Pastoral dengan tingkat kriteria kelayakan 85,67%. Dengan kesimpulan bahwa pengembangan kurikulum yang disajikan dalam penelitian ini layak digunakan dan “tidak perlu direvisi”.
PENGUATAN PENDIDIKAN MORAL BAGI SISWA SMKS PARSAORAN MELALUI TEKNIK PENYULUHAN DAN PSIKOLOGI DI ERA GLOBALISASI Sipahutar, Melina Agustina; Nababan, Andrianus; Imeldawati, Tiur; Manalu, Goklas J.; Nainggolan, Regina BM.; Sari, Agnes Novianti Permata; Lestar, Lidwina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.23464

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada msyarrakat sebagai bagian dari Tri dharma perguruan tinggi menjadi program tetap yang dilaksanakan oleh Prodi Pendidikan Penyuluh Agama. Dalam kesempatan ini sesuai dengan roadmap pengabdian kepada msyarakat yang dimiliki oleh prodi, memilih tema terkait teknik penyuluhan. Siswa SMK Swasta Parsaoran Huta Tinggi dipilih sebagai mitra prodi untuk bisa bersinergi dalam membangun insan cerdas dan bermoral. Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa menjadi semakin dikuatkan untuk menjadi generasi masa depan bangsa yang bermoral baik, berkarakter baik dan menjalani kehidupan sebagai siswa Kristen yang menjawab tantangan zaman ini dengan cara yang benar. Bahkan prodi Pendidikan Penyuluh Agama hadir di masyarkat untuk memberikan sumbangsih berupa kegiatan PkM yang menyentuh bidang pendidikan di masayrakat. Pemaparan dan praktik pembuatan kolase yang bertema: Sekolahku tempat moralku dibentuk, menjadi langkah nyata prodi untuk berpartisipasi.
Improving Social Sensitivity for Gen Z Through Family Counseling Guidance Sipahutar, Melina Agustina; Hutahaean, Agnes Novianti; Manalu, Goklas J; Lestari, Lidwina
Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Accredited 2 (SK Dirjen Ristek Dikti No. 0173/C3/DT
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/mamangan.v12i3.4981

Abstract

This research aims to increase the social sensitivity of Generation Z (Gen Z) through family counseling, with a focus on the Pahae Julu District area. Gen Z's social sensitivity has decreased due to the influence of technology and lack of social interaction in the surrounding environment. The family has an important role in instilling social values, but is often neglected because parents are busy at work. This research uses descriptive qualitative methods, with data collection techniques through interviews, observation and documentation. This research concludes that family counseling guidance is very necessary to help parents educate Gen Z children, as well as to strengthen social values in their lives.  The output of this research is outlined in the family counseling guidance module designed in this research which includes material regarding courtesy, empathy, individualism, and identity crises that are often faced by Gen Z. This research has an impact on the design of the module which uses open discussion strategies, reflection, and practical activities to increase feelings of empathy and social responsibility
HAKIKAT ILAHI: KAJIAN FILOSOFIS TENTANG KESATUAN DAN ATRIBUT ALLAH: - Sipahutar, Melina Agustina; Artaida Tiarasi Gultom, Rogate
Alucio Dei Vol 10 No 1 (2026): Alucio Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55962/aluciodei.v10i1.245

Abstract

Artikel ini membahas kesatuan dan atribut hakikat Ilahi dalam perspektif teologi filosofis. Pemahaman tradisional tentang kesatuan Allah dikaji terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan sifat-sifat Ilahi (atribut) sebagai cara manusia mengenal dan merespons Allah. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur terhadap sumber-sumber klasik dan modern dalam teologi dan filsafat. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesatuan hakikat Ilahi bukan sekadar kesatuan numerik, melainkan kesatuan metafisis yang mengintegrasikan keberagaman atribut Ilahi dalam satu Keberadaan Ilahi yang tunggal dan sederhana. Melalui doktrin kesederhanaan Ilahi (divine simplicity), semua atribut Allah diidentifikasikan dengan esensi-Nya, menjaga keseimbangan antara transendensi dan keimanan Allah. Kesimpulannya, pemahaman filosofis tentang kesatuan dan atribut Allah memperkaya refleksi teologis serta membantu membangun konsepsi yang koheren tentang kesempurnaan Allah.
Merubah Paradigma Berpikir untuk Menciptakan Ekonomi Kreatif: Pengabdian kepada Masyarakat Desa Horisan Ranggitgit Tapanuli Utara Imeldawati, Tiur; Nababan, Damayanti; Manalu, Goklas J.; Sihombing, Warseto Freddy; Sipahutar, Melina Agustina; Nainggolan, Regina BM; Sari, Agnes Novianti Permata; Tumanggor, Lisdiu; Hutabarat, Arifin
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1724

Abstract

Community service activities are part of the implementation of the Tri Dharma of Higher Education, aiming to make a real contribution to society. The Religious Extension Education Study Program at IAKN Tarutung participated in the implementation of the Tri Dharma, selecting a location in Horison Ranggitgit Village, Parmonangan District. This activity was motivated by the community's continued reliance on traditional agriculture and the lack of innovative local potential utilization. The purpose of this activity was to support government and IAKN Tarutung programs in implementing the Tri Dharma of Higher Education, as well as to encourage the community to recognize the potential of their surroundings, develop creative economic ideas, and foster awareness of environmental responsibility based on Christian values. Implementation methods included seminars, outreach, and face-to-face interactive discussions, fostering two-way communication between speakers and the community. The high level of community enthusiasm was evident in the level of attendance and active participation in the discussions, which demonstrated a positive response to the material presented and the potential for continued activities in the future.