Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Fungsi Kognitif Lansia Melalui Terapi Tebak Gambar Dan Oper Bola Di PPRSLU Budi Sejahtera Banjarbaru Widiantari, Ni Ketut; Aulia, Mita; Priadi; Rapi’I; Raihani, Siti; Rahman, Subhannur; Ansori, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.949

Abstract

Lansia merupakan tahap akhir perkembangan kehidupan manusia yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Salah satu perubahan yang sering terjadi adalah penurunan fungsi kognitif yang dapat berdampak pada kemampuan berpikir, mengingat, berkonsentrasi, serta menjalani aktivitas sehari-hari. Berdasarkan hasil observasi awal di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera Banjarbaru, ditemukan banyak lansia yang menunjukkan tanda-tanda penurunan fungsi kognitif. Kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai upaya meningkatkan fungsi kognitif lansia melalui terapi stimulasi kognitif. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan fungsi kognitif lansia melalui terapi Tebak Gambar dan Oper Bola secara terstruktur dan sistematis. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan mengenai penurunan fungsi kognitif pada lansia, dilanjutkan dengan pelaksanaan terapi aktivitas kelompok yang melibatkan permainan Tebak Gambar dan Oper Bola berirama musik. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 November 2025 dengan melibatkan lansia sebagai peserta aktif. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar lansia mampu mengenali dan menyebutkan gambar dengan tepat, serta menunjukkan peningkatan daya ingat, konsentrasi, dan fokus. Selain itu, kegiatan Oper Bola membantu meningkatkan koordinasi motorik, kecepatan respon, suasana hati, serta interaksi sosial antar lansia. Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini memberikan dampak positif terhadap fungsi kognitif, emosional, dan sosial lansia.
Terapi Bermain Plastisin Terhadap Kecemasan Hospitalisasi Anak Di Ruang Anak Rsud Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin Widiantari, Ni Ketut; Aulia, Mita; Priadi; Rapi’I; Raihani, Siti; Fetriyah, Umi Hanik; Riswan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.950

Abstract

Hospitalisasi merupakan pengalaman yang dapat menimbulkan kecemasan pada anak, terutama anak usia prasekolah, akibat perpisahan dengan keluarga, lingkungan yang asing, serta prosedur medis yang dijalani. Anak usia 3–6 tahun berada pada tahap perkembangan kognitif dan emosional yang pesat sehingga membutuhkan pendekatan keperawatan yang sesuai dengan tahap tumbuh kembangnya. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk menurunkan kecemasan anak selama hospitalisasi adalah terapi bermain plastisin. Terapi ini memungkinkan anak mengekspresikan emosi, meningkatkan rasa nyaman, serta melatih kemampuan motorik halus melalui aktivitas yang menyenangkan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menurunkan tingkat kecemasan hospitalisasi pada anak serta meningkatkan kemampuan motorik halus, interaksi sosial, dan perilaku kooperatif selama menjalani perawatan di rumah sakit. Metode yang digunakan adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) melalui pemberian terapi bermain plastisin kepada anak yang dirawat di Ruang Anak (Emerald Lt.2) RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Pelaksanaan kegiatan meliputi tahap survei ruangan, pemantapan tim, perencanaan kegiatan, dan implementasi terapi bermain plastisin.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh anak yang mengikuti terapi mampu mengekspresikan emosi dengan lebih baik, tampak lebih rileks dan tenang, serta mengalami penurunan kecemasan selama hospitalisasi. Selain itu, terdapat peningkatan kemampuan motorik halus, interaksi sosial, serta perilaku kooperatif terhadap tindakan keperawatan. Dengan demikian, terapi bermain plastisin efektif sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis dalam mengurangi kecemasan hospitalisasi pada anak.
Penerapan Massage Virgin Coconut Oil sebagai Upaya Pencegahan Luka Tekan pada Pasien Tirah Baring Lama di RSUD Dr. Moch Ansari Saleh Widiantari, Ni Ketut; Aulia, Mita; Priadi; Rapi’I; Raihani, Siti; Syahlani, Ahmad; Rumiati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.972

Abstract

Pasien tirah baring lama merupakan kelompok yang berisiko tinggi mengalami luka tekan akibat tekanan berkepanjangan pada area tubuh tertentu yang menyebabkan gangguan perfusi jaringan dan kerusakan kulit. Kondisi ini sering diperberat oleh kurangnya pengetahuan dan keterampilan pasien serta keluarga dalam melakukan upaya pencegahan luka tekan secara mandiri. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah teknik massage menggunakan Virgin Coconut Oil (VCO) yang bermanfaat untuk meningkatkan sirkulasi darah dan menjaga integritas kulit. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran pasien tirah baring lama serta keluarga dalam pencegahan luka tekan melalui penerapan massage menggunakan VCO di Ruang Alexandri Lt. III RSUD Dr. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi survei awal, penyuluhan kesehatan, demonstrasi teknik massage menggunakan VCO, praktik langsung oleh keluarga pasien, serta monitoring dan evaluasi. Media edukasi yang digunakan berupa leaflet, poster, dan alat bantu visual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengertian, faktor risiko, dan pencegahan luka tekan, serta meningkatnya keterampilan keluarga dalam mempraktikkan teknik massage menggunakan VCO secara benar dan aman. Peserta juga menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung. Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif dalam upaya pencegahan luka tekan pada pasien tirah baring lama melalui keterlibatan aktif keluarga sebagai pendamping perawatan.