Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH LATIHAN DOUBLE LEG SPEED HOP TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN SABIT PADA ATLET PENCAK SILAT JUNIOR DI TERATE CHAMPS DKI Khairisa Rahmadhanti; Zulfikar H. Wada; Zeth Boroh
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/0f8twd14

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan Double Leg Speed Hop terhadap kecepatan tendangan sabit pada atlet pencak silat junior di Terate Champs DKI. Tendangan sabit merupakan teknik serangan fundamental yang memerlukan kombinasi kecepatan, daya ledak, dan koordinasi optimal. Metode penelitian menggunakan pra-eksperimental dengan desain One Group Pretest-Posttest Design yang melibatkan 20 atlet berusia 12-17 tahun (rata-rata 14,45 ± 1,50 tahun), terdiri dari 13 atlet laki-laki dan 7 atlet perempuan. Intervensi latihan plyometric dilaksanakan selama 6 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu di Terate Champs DKI Jakarta Selatan. Instrumen pengukuran menggunakan tes kecepatan tendangan sabit yang dikembangkan Lubis (2016) dengan validitas 0,688 dan reliabilitas 0,814. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji Paired T-Test setelah uji normalitas Shapiro-Wilk. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan kecepatan tendangan sabit dari pretest 16,7 ± 1,4 (kategori "Kurang-Cukup") menjadi posttest 21,7 ± 2,6 (kategori "Cukup-Baik Sekali") dengan p-value 0,001 (p < 0,05). Peningkatan terjadi melalui adaptasi neuromuskular yang mengoptimalkan mekanisme Stretch-Shortening Cycle (SSC), meningkatkan efisiensi stretch reflex, dan memperkuat koordinasi intramuskular serta intermuskular. Latihan Double Leg Speed Hop terbukti efektif sebagai metode pelatihan untuk meningkatkan performa tendangan sabit pada atlet pencak silat junior.
PENGARUH LATIHAN FRONT PLANK TERHADAP KESEIMBANGAN STATIS PADA ATLET PENCAK SILAT JUNIOR DI PSHT RANTING PANCORAN Erlansyah Evandi Emohade; Zulfikar H. Wada; Zeth Boroh
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/a8vbv202

Abstract

Keseimbangan statis merupakan komponen fundamental dalam pencak silat yang berperan penting dalam kontrol postural, efektivitas teknik, dan pencegahan cedera. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh latihan front plank terhadap keseimbangan statis pada atlet pencak silat junior di PSHT Ranting Pancoran. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design yang melibatkan 22 atlet berusia 12-17 tahun (14,31 ± 1,21 tahun) yang direkrut melalui teknik total sampling. Intervensi berupa latihan front plank dilakukan selama 6 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu. Keseimbangan statis diukur menggunakan standing stork test sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata skor keseimbangan statis dari 29,45 ± 3,33 detik menjadi 36,99 ± 2,99 detik (p = 0,001). Uji paired t-test mengonfirmasi adanya perbedaan signifikan antara pretest dan posttest, dengan penurunan standar deviasi mengindikasikan konsistensi efek latihan pada seluruh subjek. Peningkatan ini terjadi melalui penguatan otot core dan adaptasi neuromuskular yang memperbaiki kontrol postural. Disimpulkan bahwa latihan front plank efektif meningkatkan keseimbangan statis atlet pencak silat junior dan dapat diintegrasikan dalam program latihan rutin sebagai metode aplikatif untuk optimalisasi performa dan pencegahan cedera.