This Author published in this journals
All Journal AL-UKHWAH
Armi, Mumtazatul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : AL-UKHWAH

Membangun Masyarakat Iran Modern di Bawah Naungan Wilayat Al-Faqih: Tinjauan Historis Transformasi Politik Pasca-Safawiyah A. Muchsin, Misri; Armi, Mumtazatul; Rifqi Ananda Hafifudin, Thaibur; Rahman Armi, Fadhlur
AL-UKHWAH - JURNAL PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM Vol .4 No. 2 (Desember) 2025
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/jau.v4i2.6352

Abstract

Artikel ini mengkaji evolusi konsep pembangunan masyarakat Iran modern melalui tinjauan historis transformasi politik sejak era pasca-Safawiyah hingga tegaknya Republik Islam. Menggunakan pendekatan historis dan studi literatur, penelitian ini menyoroti pergeseran paradigma mengenai bagaimana sebuah peradaban modern dibangun dan dipertahankan di Iran. Konstruksi identitas sosio-politik yang diwariskan oleh Dinasti Safawiyah sempat mengalami pergeseran ekstrem pada era monarki pra-revolusi, di mana negara memaksakan proyek modernisasi sekuler yang berkiblat ke Barat. Agresivitas sekularisasi ini memicu kecemasan kolektif di kalangan masyarakat religius yang mengkhawatirkan hilangnya identitas Islam, serupa dengan model sekularisme Turki. Respons terhadap krisis identitas tersebut melahirkan redefinisi atas konsep "Iran Modern", yang mencapai puncaknya pada Revolusi Islam 1979 di bawah kepemimpinan Imam Ayatullah Ruhullah Khomeini. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembangunan masyarakat Iran modern pasca-revolusi tidak menolak modernitas instrumenal, melainkan merekonstruksinya melalui doktrin Wilayat al-Faqih (kepemimpinan fukaha). Dalam payung sistem pemerintahan Imamah Syi'ah ini, konsep pembangunan negara diformat ulang untuk menyintesiskan struktur republik yang demokratis dengan otoritas teologis tertinggi di tangan ulama. Kesimpulannya, wujud masyarakat Iran modern saat ini adalah hasil dialektika perlawanan terhadap sekularisasi global, yang menghasilkan model pembangunan negara alternatif dengan menjadikan nilai-nilai spiritualitas Syi'ah sebagai fondasi utama kemajuannya