Pendidikan abad ke-21 menuntut siswa memiliki keterampilan berpikir kritis, kolaboratif, dan kreatif, namun dalam praktiknya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep biologi yang kompleks seperti sistem indera manusia. Hal ini ditingkatkan menjadi lebih parah dengan penggunaan metode pembelajaran konvensional yang membuat siswa kurang aktif saat proses pembelajaran. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah penerapan metode pembelajaran hands on minds on activity yang menekankan agar siswa aktif, mandiri, dan terlibat langsung dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode pembelajaran hands on minds on activity dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem indera manusia di kelas XI SMA Negeri 11 Garut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra experiment tipe one-group pretest-posstest terhadap 40 siswa, dengan pengumpulan data melalui tes pretest dan posttest yang dianalisis menggunakan uji gain ternormalisasi dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan signifikan hasil belajar siswa, dengan rata-rata gain berada pada kategori sedang dan tingkat ketuntasan mencapai 92,5%, melampaui ambang batas efektivitas sebesar 75%. Peningkatan ini dicapai melalui proses pembelajaran yang aktif dan sistematis, dimana metode pembelajaran hands on minds on activity memfasilitasi keterlibatan langsung siswa dalam kegiatan belajar. Dengan demikian, metode pembelajaran hands on minds on activity efektif diterapkan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem indera manusia secara aktif dan bermakna.