Mangka, Jamaluddin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan dan Kontribusi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak di MAN Sidenreng Rappang Mangka, Jamaluddin; Ahdar; Muzakkir; St. Aminah; Yani, Ahmad
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 16 No. 1 (2026): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v16i1.13171

Abstract

Kurikulum Merdeka menempatkan Profil Pelajar Pancasila sebagai capaian utama pendidikan nasional, namun kajian tentang penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Aqidah Akhlak—yang memiliki muatan karakter dan afektif sangat kuat—masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan praktik pembelajaran berdiferensiasi serta menganalisis kontribusinya terhadap pembentukan enam dimensi Profil Pelajar Pancasila di MAN Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal terpancang, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan selama 12 pertemuan, dan analisis dokumen terhadap RPP, modul ajar, serta hasil produk siswa pada periode Mei–Agustus 2025, dengan subjek dua guru Aqidah Akhlak, 18 siswa, serta pimpinan madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi yang berpijak pada asesmen diagnostik holistik, diferensiasi konten-proses-produk multimodality, integrasi teknologi (Smart TV, blog, ChatGPT), serta peran guru sebagai fasilitator yang humanis berhasil mewujudkan keenam dimensi Profil Pelajar Pancasila secara simultan dan terintegrasi: beriman dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, kreatif, serta bernalar kritis. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan motivasi dan prestasi belajar, tetapi juga menjadi wahana strategis pembentukan karakter religius-nasionalis yang harmonis antara nilai Islam, teori pendidikan modern, dan Kurikulum Merdeka, sehingga model ini memiliki potensi replikasi tinggi di madrasah lain.