Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan Gemini AI dengan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Halu Oleo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Populasi penelitian terdiri atas 80 mahasiswa yang aktif menggunakan Gemini AI, dengan sampel sebanyak 66 responden yang ditentukan melalui teknik simple random sampling menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert berbasis Google Forms yang mengukur tingkat penggunaan Gemini AI sebagai variabel X dan kemampuan berpikir kreatif sebagai variabel Y. Analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, serta uji korelasi Pearson setelah memenuhi uji normalitas dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penggunaan Gemini AI dan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa berada pada kategori sedang, dengan nilai rata-rata masing-masing sebesar 3,545 dan 3,531. Analisis korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat antara penggunaan Gemini AI dan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa (r = 0,8714). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,759 mengindikasikan bahwa 75,9% variasi kemampuan berpikir kreatif dipengaruhi oleh penggunaan Gemini AI. Temuan ini menegaskan bahwa Gemini AI berpotensi menjadi alat pendukung efektif dalam pengembangan berpikir kreatif mahasiswa, dengan catatan digunakan secara eksploratif dan bertanggung jawab