Muhammad Rizky Antonio Toefany
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Maqāṣid Syariah dan Inovasi Digital dalam Pengembangan Produk Wakaf Ritel: Studi Kasus SWR005 Muhammad Rizky Antonio Toefany
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v11i1.29882

Abstract

Abstrak Transformasi digital dalam keuangan sosial Islam membuka peluang baru bagi pengembangan instrumen filantropi yang lebih inklusif dan berkelanjutan, namun juga menghadirkan tantangan terkait kepercayaan, transparansi, dan literasi publik. Salah satu inovasi yang dikembangkan di Indonesia adalah Sukuk Wakaf Ritel (SWR005), yang mengintegrasikan wakaf uang dengan instrumen Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana prinsip maqāṣid al-syarī‘ah diintegrasikan dalam struktur SWR005 serta peran inovasi digital dalam memperkuat efektivitas dan keberlanjutan wakaf ritel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus intrinsik. Data dikumpulkan melalui studi pustaka mendalam terhadap dokumen kebijakan, fatwa DSN-MUI, prospektus SWR005, laporan pemerintah, dan publikasi ilmiah terkait keuangan sosial Islam dan digitalisasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SWR005 telah merepresentasikan prinsip maqāṣid al-syarī‘ah, khususnya ḥifẓ al-māl dan taḥqīq al-maṣlaḥah, melalui perlindungan modal wakaf, penyaluran manfaat sosial yang terukur, serta pengawasan syariah yang ketat. Digitalisasi berperan signifikan dalam meningkatkan aksesibilitas, transparansi, dan kepercayaan publik melalui sistem pelaporan berbasis data dan pemantauan real-time. Integrasi maqāṣid syariah dan inovasi digital menjadikan SWR005 sebagai model wakaf ritel yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis dalam pengembangan kerangka maqāṣid-based digital innovation dalam keuangan sosial Islam serta memberikan implikasi praktis bagi regulator dan lembaga pengelola wakaf dalam memperkuat ekosistem wakaf digital di Indonesia.).
Fenomena Nasabah Bermasalah pada Pegadaian Syariah: Studi Kualitatif pada Produk Rahn dan Cicil Emas Muhammad Rizky Antonio Toefany; Farida Ulfa; Rizka Nabilah Al-Wakhidah; Muhammad Fadhil Aziz Ramadhan; Muhammad Sholahuddin Majid; Muhammad Iqbal Surya Pratikto
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v11i2.31216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena nasabah bermasalah pada produk rahn dan cicil emas di Pegadaian Syariah, khususnya terkait faktor penyebab, perilaku nasabah, serta strategi penanganan yang dilakukan oleh lembaga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pegawai internal Pegadaian Syariah dan didukung oleh data lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nasabah bermasalah dipengaruhi oleh penurunan kemampuan bayar, kendala geografis, rendahnya pemanfaatan aplikasi digital (TRING), serta kurangnya respons terhadap sistem pengingat. Dari sisi perilaku, ditemukan indikasi moral hazard dan keterbatasan informasi yang menyebabkan ketidaksesuaian antara kondisi awal dan realitas pembayaran. Strategi penanganan dilakukan secara bertahap melalui reminder, kunjungan langsung, opsi perpanjangan atau top up, hingga lelang sebagai langkah terakhir. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya literatur keuangan syariah berbasis perilaku serta menawarkan implikasi praktis bagi penguatan manajemen risiko dan strategi komunikasi Pegadaian Syariah. Penelitian selanjutnya disarankan mengembangkan pendekatan mixed methods untuk hasil yang lebih komprehensif.