Sinaga, Junius Okta Fianus
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MANYIKAPI BUDAYA SEKS BEBAS DAN KEKERASAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH Restuina, Corry; Nadapdap, Eliana; Surbakti, Binariani; Tamba, Maria Agatha; Saragih, Gita Christy; Sinaga, Junius Okta Fianus; Silaen, Helen Rianti Br; Barus, Meyci Amelia Br
Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 12 No 1 (2026): Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan (In Press)
Publisher : FKIP Universitas Al Washliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/pedagogi.v12i1.1378

Abstract

Fenomena seks bebas dan kekerasan di lingkungan sekolah merupakan permasalahan sosial dan budaya yang semakin kompleks seiring dengan perkembangan globalisasi, kemajuan teknologi, serta perubahan nilai moral di kalangan remaja. Interaksi sosial yang semakin terbuka, pengaruh teman sebaya, intensitas penggunaan media sosial, lemahnya kontrol keluarga, serta minimnya pendidikan seksual yang komprehensif menjadi faktor utama yang mendorong munculnya perilaku menyimpang pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena seks bebas dan kekerasan di lingkungan sekolah dari perspektif sosial dan budaya, serta menganalisis faktor penyebab dan dampaknya terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan pendidikan remaja. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai sumber literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dan publikasi akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa seks bebas dan kekerasan di sekolah berdampak serius terhadap kesehatan fisik dan mental remaja, mengganggu proses pembelajaran, serta mencerminkan lemahnya peran kontrol sosial. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam memperkuat pendidikan karakter, pendidikan moral, serta pendidikan seksual yang sehat dan bertanggung jawab guna mencegah dan menanggulangi permasalahan tersebut. Kata kunci: seks bebas, kekerasan, remaja, lingkungan sekolah, masalah sosial dan budaya.