Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Senam Aerobik pada Masyarakat di Perumahan Milala Rumah Tengah Medan Sembiring, Heka Maya Sari Br; Ginting, Maretta Ulina Br; Sinaga, Junius O F; Tanjung, Eka Daniela; Nadapdap, Eliana; Siregar, Tresia Ayustina; Siregar, Donald Vincensius Mario; Hutagaol, Mangasih; Sagala, Pirma Veretty Hayani
PUAN INDONESIA Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Puan Indonesia vol 6 no 1 Juli 2024
Publisher : ASOSIASI IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/jpi.v6i1.279

Abstract

Abstrak: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di Perumahan Milala Rumah Tengah Blok T Ujung tentang pentingnya menjaga kesehatan dengan Senam Harmoni Tao Toba. Kegiatan ini dilakukan karena banyak warga yang malas berolahraga. Senam Harmoni Tao Toba dipilih karena bermanfaat untuk meningkatkan kebugaran, mengurangi risiko penyakit kronis, stres, dan kecemasan, serta memperkuat rasa kebersamaan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan cara mengadakan pengabdian senam aerobik. Sehingga dengan adanya kreasi baru dari senam yang dibawakan oleh mahasiswa , peserta senam dapat merasa kolaborasi yang lebih menyenangkan dan kreatif . Diharapkan program-program seperti ini dapat berkelanjutan , agar masyarakat dapat merasakan dampak yang lebih baik, sehingga kepedulian masyarakat terhadap kesehatan lebih dipedulikan dan pola hidup sehat dalam masyarakat dalam berjalan dengan baik. Abstract:This community service aims to increase the knowledge of the community in Milala Rumah Tengah Housing Block T Ujung about the importance of maintaining health with Tao Toba Harmony Gymnastics. This activity was carried out because many residents were lazy to exercise. Tao Toba Harmony Gymnastics was chosen because it is useful for improving fitness, reducing the risk of chronic disease, stress and anxiety, and strengthening a sense of togetherness. The method used in carrying out this activity is by holding an aerobic exercise service. So that with new creations of gymnastics presented by students, gymnastics participants can experience more fun and creative collaboration. It is hoped that programs like this can be sustainable, so that the community can feel a better impact, so that people are more concerned about health and healthy lifestyles in the community run well.
MANYIKAPI BUDAYA SEKS BEBAS DAN KEKERASAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH Restuina, Corry; Nadapdap, Eliana; Surbakti, Binariani; Tamba, Maria Agatha; Saragih, Gita Christy; Sinaga, Junius Okta Fianus; Silaen, Helen Rianti Br; Barus, Meyci Amelia Br
Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 12 No 1 (2026): Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan (In Press)
Publisher : FKIP Universitas Al Washliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/pedagogi.v12i1.1378

Abstract

Fenomena seks bebas dan kekerasan di lingkungan sekolah merupakan permasalahan sosial dan budaya yang semakin kompleks seiring dengan perkembangan globalisasi, kemajuan teknologi, serta perubahan nilai moral di kalangan remaja. Interaksi sosial yang semakin terbuka, pengaruh teman sebaya, intensitas penggunaan media sosial, lemahnya kontrol keluarga, serta minimnya pendidikan seksual yang komprehensif menjadi faktor utama yang mendorong munculnya perilaku menyimpang pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena seks bebas dan kekerasan di lingkungan sekolah dari perspektif sosial dan budaya, serta menganalisis faktor penyebab dan dampaknya terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan pendidikan remaja. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai sumber literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dan publikasi akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa seks bebas dan kekerasan di sekolah berdampak serius terhadap kesehatan fisik dan mental remaja, mengganggu proses pembelajaran, serta mencerminkan lemahnya peran kontrol sosial. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam memperkuat pendidikan karakter, pendidikan moral, serta pendidikan seksual yang sehat dan bertanggung jawab guna mencegah dan menanggulangi permasalahan tersebut. Kata kunci: seks bebas, kekerasan, remaja, lingkungan sekolah, masalah sosial dan budaya.