Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi psikologis ibu bekerja yang sebagai single parent dan mengalami parental burnout. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melibatkan tiga subjek ibu bekerja berusia 30–45 tahun di Lampung Selatan, yang memiliki 2–3 anak. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan bantuan perangkat lunak Nvivo 15 dengan validasi triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parental burnout pada ibu bekerja yang menjadi single parent tercermin dalam tiga aspek utama: kelelahan fisik, emosional, dan mental. Kelelahan fisik disebabkan oleh padatnya aktivitas tanpa jeda, kelelahan emosional muncul dari rasa bersalah dan kurangnya dukungan sosial, sedangkan kelelahan mental ditandai oleh kesulitan konsentrasi dan kecemasan terhadap masa depan anak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peran ganda yang dijalani oleh ibu single parent secara signifikan meningkatkan risiko parental burnout, sehingga dibutuhkan intervensi berupa dukungan sosial, manajemen stres, dan strategi coping yang efektif untuk mendukung kesejahteraan psikologis mereka. Kata Kunci: Ibu Bekerja, Parental Burnout, Single Parent. Abstract This study aims to explore the psychological profile of working mothers who hold dual roles as single parents and experience parental burnout. A qualitative phenomenological approach was employed, involving three working mothers aged 30–45 years from South Lampung, each raising 2–3 children. Data collection was conducted through semi-structured interviews and anecdotal observations, with analysis supported by Nvivo 15 software and validated through source triangulation. The findings reveal that parental burnout among single-parent working mothers manifests in three main aspects: physical exhaustion due to relentless daily activities, emotional fatigue stemming from guilt and lack of social support, and mental exhaustion marked by difficulties in concentration and heightened anxiety about their children's future. The study concludes that the dual role significantly increases the risk of parental burnout among single-parent working mothers, highlighting the urgent need for interventions such as social support, stress management, and effective coping strategies to promote their psychological well-being. Keywords: Working Mothers, Parental Burnout, Single Parent.