Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Kualitatif terhadap Persepsi Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Prancis Unimed dalam Pembelajaran Menggunakan Pendekatan Blend-Deep Learning Destiara, Ria Fuji; Ghofur, Abdul; Damanik, Yesica Angel
PRANALA: Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis Vol. 8 No. 2 (2025): PRANALA: Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/pranala.v8i2.1449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis Universitas Negeri Medan (Unimed) terhadap penggunaan pendekatan Blend-Deep Learning dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini menggabungkan pembelajaran campuran (blended learning) dengan teknologi deep learning untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih adaptif, interaktif, dan personal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur terhadap 15 mahasiswa yang telah mengikuti pembelajaran dengan pendekatan tersebut. Analisis data dilakukan dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola-pola persepsi, pengalaman, serta tantangan yang dihadapi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap pendekatan Blend-Deep Learning karena dianggap mampu meningkatkan motivasi belajar, memperkuat pemahaman materi, serta memberikan fleksibilitas dalam mengakses pembelajaran. Namun demikian, beberapa kendala seperti keterbatasan akses internet, kurangnya literasi teknologi, dan adaptasi terhadap sistem pembelajaran digital masih menjadi tantangan yang perlu diatasi. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran berbasis teknologi, khususnya dalam konteks pendidikan bahasa asing di perguruan tinggi.
Myths of Masculine Identity and Local Traditions in Wadimor Sarong Advertisements: A Semiotic Analysis Based on Roland Barthes Siagian, Febriani Nirmawati; Damanik, Yesica Angel; Nadia, Veni; Ayu, Sri Indah; Soraya, Tengku Ratna; Tarigan, Fitri Ervina
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026 | in progress
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v5i3.1380

Abstract

Studies on the construction of masculine identity myths rooted in local tradition within Indonesian cultural product advertisements remain searce. This study aims to analyze the construction of masculine identity myths and the representation of local tradition in the 2021 Sarung Wadimor advertisement using Roland Barthes’ three-level semiotic framework denotation, connotation, and myth. A descriptive qualitative method waz employed through textual observation and documentation of six advertisement scenes as units of analysis. The findings reveal three systematically operating myths: (1) a tradition-based masculinity myth that naturalizes the ideal Indonesian man as one deeply rooted in cultural heritage, (2) a religious masculinity myth that positions spiritual piety as a mandatory public component of Muslim masculine identity, and (3) a social nationalist masculinity myth that interpellates Indonesian men to percerve the choice of local products as a declaration of national pride. These three myths form a coherent ideological system through Barthes’ naturalization mechanism, transforming sarung from a mere textile product into an active medium for constructing masculine identity. This research demonstrates that advertisements not only promote products but also shape society’s perceptions of masculine identity, expanding the study of masculinity in Indonesian advertising by incorporating cultural and religious perspectives