Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis Universitas Negeri Medan (Unimed) terhadap penggunaan pendekatan Blend-Deep Learning dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini menggabungkan pembelajaran campuran (blended learning) dengan teknologi deep learning untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih adaptif, interaktif, dan personal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur terhadap 15 mahasiswa yang telah mengikuti pembelajaran dengan pendekatan tersebut. Analisis data dilakukan dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola-pola persepsi, pengalaman, serta tantangan yang dihadapi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap pendekatan Blend-Deep Learning karena dianggap mampu meningkatkan motivasi belajar, memperkuat pemahaman materi, serta memberikan fleksibilitas dalam mengakses pembelajaran. Namun demikian, beberapa kendala seperti keterbatasan akses internet, kurangnya literasi teknologi, dan adaptasi terhadap sistem pembelajaran digital masih menjadi tantangan yang perlu diatasi. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran berbasis teknologi, khususnya dalam konteks pendidikan bahasa asing di perguruan tinggi.
Copyrights © 2025