Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Festival Berkelanjutan dalam Penguatan City Branding Indonesia Nariswari, Lolita Paramesti; Sholihah, Nilna Muna; Suharto, Bambang
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9740

Abstract

Festival berkelanjutan semakin dipandang sebagai instrumen strategis untuk memperkuat city branding, karena mampu memadukan aspek lingkungan, sosial-budaya, ekonomi, tata kelola, dan teknologi. Namun, kajian akademik mengenai topik ini masih terbatas di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan menelaah perkembangan akademik tentang festival berkelanjutan sekaligus mengidentifikasi peluang penerapannya dalam konteks Indonesia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap publikasi internasional periode 2020–2025. Artikel terpilih dianalisis berdasarkan profil publikasi, tema utama, keterkaitan dengan city branding, serta tantangan dan peluang implementasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa festival berkelanjutan merupakan fenomena multidimensi. Aspek lingkungan menekankan pengurangan jejak karbon dan pengelolaan sampah; aspek sosial-budaya menyoroti partisipasi komunitas dan edukasi publik; aspek ekonomi menegaskan kontribusi pada perekonomian lokal; tata kelola mencakup model integratif yang mendukung bio-ekonomi, ekonomi sirkular, dan ekonomi hijau; sementara inovasi digital meningkatkan efisiensi dan promosi festival. Dalam konteks Indonesia, festival berkelanjutan berpotensi besar mendukung city branding dengan memadukan kearifan lokal, teknologi, dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan festival berkelanjutan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, kesadaran publik, serta dukungan inovasi digital untuk memperkuat citra kota yang kompetitif sekaligus ramah lingkungan
Memetakan Lanskap Penelitian Global tentang Fashion Upcycling dalam Industri Kreatif: Analisis Bibliometrik Menggunakan VOSviewer Sholihah, Nilna Muna; Nariswari, Lolita Paramesti; Suharto, Bambang
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9799

Abstract

Industri fashion global menghadapi tantangan keberlanjutan yang signifikan dengan menghasilkan lebih dari 92 juta ton limbah tekstil setiap tahunnya. Fashion upcycling telah muncul sebagai strategi berkelanjutan yang menjanjikan dalam industri kreatif untuk mengatasi masalah lingkungan dan sosial yang ditimbulkan oleh model produksi linear. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan lanskap riset global tentang fashion upcycling melalui pendekatan bibliometrik menggunakan VOSviewer. Data dikumpulkan dari database Scopus dengan rentang waktu 2016-2025, menggunakan kata kunci “upcycl*” OR “up-cycl*” AND “creative industry” OR “fashion” OR “fashion industry” OR “textile”. Analisis meliputi co-authorship, keyword co-occurrence, dan co-citation untuk mengidentifikasi aktor utama, tema dominan, kolaborasi riset, dan tren perkembangan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan publikasi sejak 2019, dengan tema utama berfokus pada textiles, textile industry, recycling, upcycling, sustainability, dan circular economy. Penelitian ini mengidentifikasi gap riset dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan riset fashion berkelanjutan di masa depan, berkontribusi pada pengembangan strategi circular economy dalam industri kreatif.
Model Pengembangan Gastronomi Lokal Berbasis Komunitas Kawasan Solo Studi Kasus: Serabi Notosuman Putri, Arimbi Kaniasih; Indrayana, Adimas Bagus; Sholihah, Nilna Muna; Rachman, M. Alvano Arif; Reindrawati, Dian Yulie
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9720

Abstract

Serabi Notosuman merupakan kuliner tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai jajanan pasar, tetapi juga sebagai jejak sejarah yang diwariskan sejak tahun 1923 dan dipertahankan hingga empat generasi. Keberlanjutan kuliner ini menunjukkan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya Jawa di tengah arus modernisasi. Melalui pendekatan gastronomi berbasis komunitas, Serabi Notosuman berperan dalam memperkuat identitas budaya, menyatukan masyarakat, serta membuka peluang ekonomi lokal. Faktor kunci yang mendukung keberlanjutan tersebut meliputi keterlibatan masyarakat, konsistensi keluarga pewaris, dan dukungan pemerintah. Berbagai strategi seperti pembentukan paguyuban, digitalisasi, pengembangan wisata edukatif, dan inovasi yang tetap berakar pada budaya mendorong Serabi Notosuman untuk berpotensi menjadi ikon kuliner nasional maupun internasional. Dengan demikian, Serabi Notosuman bukan sekadar makanan, tetapi sebuah warisan budaya yang hidup dan terus berkembang seiring waktu.