Kapal penyeberangan merupakan elemen penting dalam konektivitas antarpulau di Indonesia, namun kinerjanya sangat dipengaruhi oleh kondisi oseanografi, khususnya gelombang laut. Penelitian ini menganalisis pengaruh gelombang terhadap kecepatan kapal penyeberangan menggunakan data Automatic Identification System (AIS) publik yang terintegrasi dengan data oseanografi pada tiga wilayah perairan Indonesia. Hasil menunjukkan hubungan yang kuat antara peningkatan tinggi gelombang dan penurunan kecepatan kapal, dengan penurunan 8–15% pada kondisi moderat dan lebih dari 25% pada kondisi gelombang kasar, terutama di perairan terbuka dan saat gelombang datang dari depan. Musim barat memberikan dampak penurunan kinerja paling signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi data AIS dan oseanografi untuk mendukung keselamatan, efisiensi, dan perencanaan transportasi laut nasional.