Utama, Ikhsan Meidian
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMUNIKASI KRISIS BALENCIAGA DALAM MENANGANI KRISIS IKLAN KAMPANYE "THE GIFT SHOP" Shafa, Aqila; Redhita, Allana Haura; Utama, Ikhsan Meidian; Effendi, Mahmud; Rahayu, Sasti
Jurnal Bincang Komunikasi Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jbk.1.2.2023.49-56

Abstract

AbstrakBalenciaga merupakan salah satu brand fashion asal Spanyol yang didirikan oleh desainer Counture Cristobal Balenciaga, memiliki reputasi sebagai fashion stylist dengan standar dan konvensi tertentu. Balenciaga tidak jarang menuai kontroversi belakangan tahun, salah satunya pada November 2022. Balenciaga membuat iklan kampanye “The Gift Shop” yang menampilkan koleksi spring-summer 2023 yang menggunakan model anak perempuan dengan memegang tas boneka beruang yang menggunakan atribut BDSM yang merupakan aktivitas seksual yang berfokus pada perbudakan fisik, sadism dan masokisme yang dilakukan atas kedua belah pihak. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian yang berupa studi kepustakaan atau bisa disebut dengan library research. Selain itu, penelitian ini juga memperoleh informasi dan data dari publikasi-publikasi pada media internet, terutama media sosial Twitter. Salah satu pusat peneltian The Arthur W. Page yang menjelaskan fase komunikasi krisis adalah pre-crisis, crisis response, dan post crisis. Dalam krisis ini, Balenciaga merespon dengan tiga macam cara, yaitu apology, attack the accuser, dan excuse.
KULTIVASI DAN BUDAYA K-POP (STUDI ANALISIS KULTIVASI DRAMA KOREA PADA GAYA KOMUNIKASI MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA) Redhita, Allana Haura; Utama, Ikhsan Meidian; Azzahra, Linka; Akbar, Muhammad Firzan; Hassim, Rabbani Alhanan; Hasna, Sofia
Jurnal Bincang Komunikasi Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jbk.1.2.2023.20-30

Abstract

Perkembangan industri media massa sangat mempengaruhi distribusi media tontonan masyarakat khususnya bagi generasi Z yang saat ini gemar mengikuti tontonan drama korea. Drama korea tersebut merupakan produk budaya Korea Selatan yang dikenal sebagai fenomena korena wave. Akibatnya, generasi z ini memiliki bentuk karakteristik penonton seperti pada konsep teori kultivasi. Kemudian, karakteristik tersebut memiliki pengaruh pada gaya komunikasi generasi z yaitu mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Jakarta. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk kultivasi dari tontonan Drama Korea pada gaya komunikasi di kalangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Jakarta. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui Teknik wawancara kepada empat informan mahasiswa Ilmu Komunikasi UMJ. Hasil dari penelitan ini memaparkan bahwa terdapat satu informan yang memiliki kategori heavy viewers yaitu memiliki kapasitas menonton drama korea sebanyak 3-5 jam, 1 informan memiliki karakteristik moderate viewers yaitu mahasiswa memiliki kapasitas menonton antara heavy viewers dan light viewers, serta dua mahasiswa informan lainnya menunjukkan light viewers atau jarang menonton drama korea. Melalui bentuk karakteristik penonton ini mempengaruhi bagaimana motivasi, sikap dan perilaku mahasiswa dalam menggunakan kosa kata tersebut sebagai gaya komunikasi pada interaksi sosial budaya.  Oleh karena itu, Hasil studi ini memberikan pemahaman lebih lanjut tentang preferensi pemirsa drama Korea dan dampaknya terhadap penggunaan Bahasa Korea dalam kehidupan sehari-hari.