Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Perempuan melalui Inovasi Eco Lilin Berbasis Minyak Jelantah: Studi Program KKN MBKM di Kelurahan Simpang Baru Jamaan, Ahmad; Nasution, Ahmad Lakendra Akbar; Alendro, Nawla Farsha; Salsabilah, Salsabilah; Nugraha, Bari Laksamana; Siregar, Devita Meisari Rezeki; Claudya, Diska; Aulia, Indah Salsa; Tarigan, Iren Reby Revalisa; Jumiyati, Jumiyati; Gani, Miftahul; Almahabatilah, Sheila; Irfani, Wan Muhammad Zendi
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.621-642

Abstract

Household waste, particularly used cooking oil, remains a significant issue in Indonesia. Data from the National Waste Management Information System (2024) show that households contribute 50.8% of the national waste generation. In Simpang Baru, used cooking oil is generally discarded without processing, posing risks to the environment and public health. This study aims to enhance community awareness and skills, especially among women, in transforming used cooking oil into value-added products through the Eco Candle innovation. The research employed a qualitative approach through interviews with 72 respondents and field observations, followed by a workshop on Eco Candle production with housewives from RW 06, 07, and 08. Activities included socialization, hands-on practice in making aromatherapy candles, and continued mentoring. Findings reveal that 28 respondents (38.9%) were unaware of waste benefits, while 44 (61.1%) recognized its potential, but only 18 (25%) had experience managing it. Waste management practices were grouped into four categories: active (19.4%), economic (22.2%), passive (26.4%), and non-management (31.9%). The workshop received positive responses, reflected in participants’ independent practices. These findings highlight the gap between knowledge and practice while underscoring women’s role as agents of change. The Eco Candle program supports SDG 12 by reducing waste, raising awareness, and creating household-based economic opportunities.
Perkembangan Kerja Sama Ekonomi ASEAN Pasca Pembentukan ASEAN Economic Community (2015–2025) Nugeraha, Bari Laksmana; Putra, Bintang Ramadhan Dyni; Atallah, Evan Auril; Sukma, Raafiul Haqqy; Irfani, Wan Muhammad Zendi
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jsmd.v4i1.655

Abstract

Penelitian ini membahas perkembangan kerja sama ekonomi ASEAN pasca pembentukan ASEAN Economic Community pada tahun 2015 yang menjadi tonggak integrasi ekonomi kawasan. Penelitian ini berfokus pada sejauh mana ASEAN berkembang menuju pasar tunggal dan basis produksi melalui peningkatan perdagangan intra kawasan, arus investasi, serta interdependensi ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis capaian dan keterbatasan integrasi ekonomi ASEAN pada periode 2015 hingga 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analitis dengan memanfaatkan data sekunder dari laporan resmi, literatur akademik, dan publikasi ekonomi regional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama ekonomi ASEAN mengalami peningkatan terutama dalam liberalisasi perdagangan, pertumbuhan investasi, dan integrasi jaringan produksi kawasan. Namun demikian, integrasi tersebut belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat hambatan non tarif, ketimpangan implementasi kebijakan, serta disparitas ekonomi antarnegara anggota. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ASEAN berperan penting sebagai institusi regional dalam memfasilitasi kerja sama ekonomi, namun efektivitasnya masih dibatasi oleh kendala struktural dan institusional.