Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN FOKUS BELAJAR MELALUI TERAPI BERMAIN COLOR MEMORY CHALLENGE PADA DIFABEL INTELEKTUAL Elfitri, Devy Dilla; Zahra, Isni Mutiara; Assyifa, Kaisa; Fuadya Royani, Nadya Ma'lufatul; Falah, Nailul
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i1.2470

Abstract

Anak-anak dengan disabilitas intelektual menghadapi tantangan dalam kemampuan kognitif mereka, termasuk perhatian, memori visual, dan mengikuti instruksi. Dengan begitu, proses belajar mereka tidak dapat berjalan maksimal, sehingga diperlukan intervensi yang tepat. Penelitian dan praktik sebelumnya menunjukkan bahwa terapi bermain, seperti permainan warna, dapat meningkatkan konsentrasi dan memori anak-anak berkebutuhan khusus. Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki fokus memori visual siswa tunagrahita sedang di SLB-C Dharma Rena Ring Putra II melalui permainan Color Memory Challenge, yang melibatkan penyusunan, pengamatan, pengingatan, dan pengembalian urutan warna menggunakan gelas dan bola berwarna. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang mencakup observasi, persiapan, pelaksanaan kegiatan, pemantauan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan dalam perhatian siswa, kemampuan untuk mengingat urutan warna melalui pengulangan, serta kemampuan untuk mengikuti instruksi dengan lebih terstruktur, yang mengindikasikan bahwa memori visual mereka ter stimulus. Maka, dapat disimpulkan bahwa Color Memory Challenge adalah bentuk stimulasi kognitif yang sederhana, menyenangkan, dan efektif untuk siswa tunagrahita sedang.
PENINGKATAN KEMAMPUAN FOKUS BELAJAR MELALUI TERAPI BERMAIN COLOR MEMORY CHALLENGE PADA DIFABEL INTELEKTUAL Elfitri, Devy Dilla; Mutiara Zahra, Isni; Assyifa, Kaisa; Royani, Nadya Ma’lufatul Fuadya; Falah, Nailul
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i1.2477

Abstract

Kids with intellectual disabilities struggle with cognitive skills like focus, visual memory, and following directions. As a result, their learning experiences are not as effective as they could be, which calls for better support. Past studies and experiences have indicated that engaging in play therapy, particularly through color games, may enhance the concentration and memory of children with special needs. The purpose of this activity is to heighten the visual memory focus of students with moderate intellectual disabilities at SLB-C Dharma Rena Ring Putra II by using the Color Memory Challenge game. This game includes tasks such as sorting, watching, remembering, and retrieving color patterns with the help of colored cups and balls.ABSTRAKAnak-anak dengan disabilitas intelektual menghadapi tantangan dalam kemampuan kognitif mereka, termasuk perhatian, memori visual, dan mengikuti instruksi. Dengan begitu, proses belajar mereka tidak dapat berjalan maksimal, sehingga diperlukan intervensi yang tepat. Penelitian dan praktik sebelumnya menunjukkan bahwa terapi bermain, seperti permainan warna, dapat meningkatkan konsentrasi dan memori anak-anak berkebutuhan khusus. Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki fokus memori visual siswa tunagrahita sedang di SLB-C Dharma Rena Ring Putra II melalui permainan Color Memory Challenge, yang melibatkan penyusunan, pengamatan, pengingatan, dan pengembalian urutan warna menggunakan gelas dan bola berwarna. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang mencakup observasi, persiapan, pelaksanaan kegiatan, pemantauan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan dalam perhatian siswa, kemampuan untuk mengingat urutan warna melalui pengulangan, serta kemampuan untuk mengikuti instruksi dengan lebih terstruktur, yang mengindikasikan bahwa memori visual mereka ter stimulus. Maka, dapat disimpulkan bahwa Color Memory Challenge adalah bentuk stimulasi kognitif yang sederhana, menyenangkan, dan efektif untuk siswa tunagrahita sedang.