Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Peran Keluarga dalam Pemberian Makan dengan Status Gizi Anak Usia 1-2 Tahun di Puskesmas Ciptomulyo Malang Yulhartanti, Desy Ardilla; Wahyusari, Shinta; Aminah, Tien
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5043

Abstract

Peran keluarga memiliki kontribusi yang sangat penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak, khususnya pada masa emas pertumbuhan usia 1–2 tahun yang menentukan kualitas tumbuh kembang selanjutnya. Pola pemberian makan yang tidak tepat, baik dari segi jenis, jumlah, maupun frekuensi, berpotensi menimbulkan permasalahan status gizi, seperti gizi kurang, gizi buruk, maupun gizi lebih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara peran keluarga dalam pemberian makan dengan status gizi anak usia 1–2 tahun di wilayah kerja Puskesmas Ciptomulyo, Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan kuantitatif serta metode cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh anak usia 1–2 tahun yang tercatat di wilayah kerja Puskesmas Ciptomulyo, dengan jumlah sampel sebanyak 82 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data mengenai peran keluarga dalam pemberian makan dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mencakup aspek keterlibatan anggota keluarga, pengetahuan dan sikap keluarga terhadap gizi anak, serta kebiasaan dan pola pemberian makan. Status gizi anak diukur menggunakan indikator antropometri berat badan menurut umur (BB/U) berdasarkan Kartu Menuju Sehat (KMS). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman untuk mengetahui hubungan antara variabel. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pentingnya peran keluarga dalam pemberian makan anak serta menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam merancang intervensi edukasi gizi yang berfokus pada keluarga guna meningkatkan status gizi anak usia dini.