Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh social media marketing dan brand image terhadap keputusan pembelian produk Tavi pada generasi Z di Kota Makassar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan media sosial, khususnya platform Instagram dan TikTok, yang saat ini menjadi sarana utama dalam strategi promosi produk, terutama di industri skincare. Selain itu, citra merek juga menjadi faktor penting karena mampu membentuk persepsi, kepercayaan, serta preferensi konsumen dalam menentukan keputusan pembelian. Generasi Z sebagai kelompok usia yang sangat aktif menggunakan media sosial dinilai memiliki karakteristik unik dalam merespons pesan pemasaran digital dan membangun persepsi terhadap suatu merek. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah generasi Z di Kota Makassar yang pernah menggunakan produk Tavi. Penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin, sehingga diperoleh sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang berisi pernyataan terkait variabel social media marketing, brand image, dan keputusan pembelian. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 27. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji parsial (uji t) untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen, serta uji simultan (uji F) untuk mengetahui pengaruh kedua variabel secara bersama-sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media marketing dan brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk Tavi, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menegaskan bahwa strategi pemasaran digital yang efektif serta citra merek yang kuat memiliki peran penting dalam mendorong keputusan pembelian generasi Z terhadap produk skincare lokal seperti Tavi.