This Author published in this journals
All Journal Anterior Jurnal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Kebijakan Pengelolaan Sampah Oleh Dinas Lingkungan Hidup (Studi Kasus Dampak Penutupan Tpa Basirih Kota Banjarmasin): Waste Management Policy Strategy by the Environmental Agency (Case Study of the Impact of the Closure of the Basirih Landfill in Banjarmasin City) Hajar Malawat, Sitna; Haliq, Abdul; Noor, Riska Aulia
Anterior Jurnal Vol. 25 No. 1 (2026): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian Untuk mengetahui Strategi dan faktor kendala dalam Pengelolaan Sampah Oleh Dinas Lingkungan Hidup (Studi Kasus Dampak Penutupan Pemrosesan Akhir Sampah Basirih Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan tipe penelitian Deskriptif. Adapun peneliti mengambil pendekatan ini karena masalah yang diangkat dalam penelitian ini akan relevan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan deep interview, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa : 1.Strategi pengelolaan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin pascapenutupan TPAS Basirih mencerminkan upaya transformasi sistem pengelolaan yang lebih modern dan berkelanjutan. Strategi tersebut ditunjukkan melalui perubahan tujuan pengelolaan dari metode open dumping ke controlled landfill, pengarahan berbasis kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, serta tindakan konkret berupa pembangunan infrastruktur pendukung seperti TPS 3R, rumah pilah, bank sampah, dan penguatan sistem edukasi. 2. Pelaksanaan strategi ini masih menghadapi berbagai kendala. Minimnya kesadaran dan partisipasi masyarakat, belum tersedianya infrastruktur alternatif secara menyeluruh, serta dampak sosial ekonomi terhadap pekerja informal menjadi tantangan utama. Penutupan mendadak oleh KLHK menciptakan tekanan operasional tanpa persiapan memadai, memperparah risiko pencemaran lingkungan dan ketimpangan sistem pengelolaan. Selain itu, keterbatasan koordinasi lintas sektor dan belum optimalnya implementasi inovasi pengelolaan seperti program 3R dan rumah pilah, menunjukkan bahwa keberhasilan strategi sangat bergantung pada peningkatan sinergi antara pemerintah, masyarakat, sektor swasta, dan LSM