Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Kasus: Pengaruh Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi: Case Study: The Effect of Warm Ginger Foot Bath Therapy on Blood Pressure in Hypertensive Patients M. Iqbal Sutisna; Kurniati, Ririn; Irmida Juneja; Lutfia Zahra; Rahma Aulia; Yusuf Tajiri
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.286

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah kondisi tekanan darah sistolik yang menunjukkan hasil lebih dari 140/90 mmHg. Hipertensi terjadi akibat peningkatan tekanan darah yang menetap di pembuluh arteri. Jahe merah yang mengandung senyawa gingerol yang mempunyai efek memperlebar pembuluh darah (vasodilatasi), merangsang saraf dibagian tubuh yang terolesi kaki untuk mengaktifkan syaraf parasimpatis, sehingga diharapkan dapat melancarkan peredaran darah dan perubahan pada tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan terapi rendam kaki air hangat jahe hangat pada pasien hipertensi pre dan post intervensi. Metode: Penelitian dilakukan secara diskriptif studi kasus pada 1(satu) pasien yang mengalami hipertensi, melakukan terapi rendam kaki air hangat jahe selama 3 hari berturut-turut. Jahe merah 50gram digeprek, kemudian direbus dengan suhu air 39°C, merendam kaki sampai batas mata kaki selama 15 menit. Hasil: Terjadi penurunan tekanan darah dari 152/94 mmHg menjadi 130/80 mmHg. Kesimpulan: Terapi rendam kaki dengan air jahe hangat dapat menurunkan tekanan darah sistolik pasien hipertensi, mengurangi edema kaki, menimbulkan respon sitemik yang terjadi melalui vasodilitasi pelebaran pembuluh darah.
Edukasi Mengenai Dermatitis Atopik Pada Remaja Di Pondok Pesantren Rojaul Huda Darun Nasya Manalu, Lisbet Octovia; Muhammad Deri Ramadhan; Pepi Lasnawati; Ririn Kurniati; M. Naufal Abdullah; Indri Setia Martina; Irmida Juneja; Riana Aprilia; Rahma Aulia; Alvia Azahra; Alya Dwi Agustantina; Yusuf Tajiri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.16925

Abstract

Dermatitis atopik merupakan salah satu penyakit kulit inflamasi yang umum terjadi secara global dan memiliki prevalensi tinggi pada remaja, terutama di lingkungan padat seperti pondok pesantren. Edukasi kesehatan menjadi penting untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai faktor risiko, gejala, pencegahan, dan perawatan kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang dermatitis atopik di Pondok Pesantren Rojaul Huda Darun Nasya, Lembang. Kegiatan dilakukan pada November 2025 menggunakan desain pre–post test dengan instrumen kuesioner pilihan ganda. Edukasi diberikan melalui ceramah, leaflet, poster, dan media presentasi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rerata nilai pre-test sebesar 69% meningkat menjadi 85,33% pada post-test. Setiap indikator pengetahuan mengalami peningkatan, terutama pada definisi dan gejala dermatitis, sedangkan aspek pengobatan farmakologis menunjukkan peningkatan yang lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam memperbaiki pemahaman remaja mengenai dermatitis atopik dan dapat dijadikan strategi pencegahan kekambuhan di lingkungan pesantren.