Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Village Head Leadership and Its Role in Enhancing Community Participation in Rural Development: Evidence from Talle Village, South Sinjai District Makmur; Muhammad Amar; Hafizatul’ Ain; Sitti Fatimah; Nur Amin; Mochamad Nurdin; Fajaruddin
Agency Journal of Management and Business Vol. 6 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the role of village head leadership in enhancing community participation for village development in Talle Village, South Sinjai District. The methodology employed is a qualitative approach with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that effective village head leadership can encourage active community participation in all stages of development, from planning to implementation. The research reveals that participatory decision-making and good communication between the village head and the community are crucial for enhancing citizen engagement. However, the main challenge faced is the low attendance rate of the community in planning forums, which results in a lack of input and aspirations from the community in development planning. The conclusion of this study emphasizes the need for efforts to raise awareness and motivation among the community to become more actively involved. More sustainable and innovative strategies are required to create a conducive environment for community participation in village development.
Kesetaraan Gender Dalam Perspektif Pondok Pesantren Darul Istiqamah Al-Markas Al-Islamy Sinjai Mukrimah; Fajaruddin
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif dan penerapan kesetaraan gender dalam bidang pendidikan di Pondok Pesantren Darul Istiqamah Al-Markas Al-Islamy. Gender sebagai konstruk sosial-budaya kerap melahirkan pembagian peran yang tidak selalu berlandaskan asas kesetaraan dan keadilan, khususnya dalam akses pendidikan bagi perempuan. Dalam perspektif normatif Islam, laki-laki dan perempuan memiliki derajat yang sama di hadapan Allah, serta kewajiban menuntut ilmu tanpa diskriminasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi, serta dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren memandang kesetaraan gender bukan sebagai penyamaan peran secara mutlak, melainkan penempatan peran sesuai fungsi dan kodrat masing-masing. Dalam praktiknya, terdapat perlakuan setara dalam aspek akademik, seperti kewajiban menghafal Al-Qur’an, kesempatan berorganisasi, dan kepemimpinan kelas. Namun, terdapat regulasi khusus bagi santri putri, seperti kewajiban pengabdian dan pembatasan kegiatan eksternal, yang dimaknai sebagai bentuk pembinaan dan perlindungan. Secara umum, penerapan tersebut dipandang selaras dengan konsep pendidikan Islam selama tidak menimbulkan ketidakadilan dan tetap memberikan akses pendidikan bagi perempuan.