ABSTRACT Menstruation is a periodic process of blood discharge from the vagina originating from the uterine lining. Issues related to the menstrual cycle are often overlooked but remain a serious concern, especially among women of reproductive age, including adolescents. The purpose of this study is to highlight the importance of maintaining reproductive health among adolescent girls by focusing on physical activity, body mass index (BMI), and stress levels. This research is an observational analytic study with a cross-sectional design. A questionnaire was used as the research instrument, with a total population of 854 individuals and a sample size of 99 participants selected using multistage random sampling techniques. Two sampling methods were applied in this study: proportionate stratified random sampling, followed by simple random sampling. The results of the study, analyzed using the Chi-Square test, revealed a significant relationship between physical activity and the menstrual cycle, with a p-value of 0.029 (p-value 0.05). Significant relationship was found between BMI and the menstrual cycle, with a p-value of 0.039 (p-value 0.05). Additionally, a significant relationship was observed between stress levels and the menstrual cycle, with a p-value of 0.001 (p-value 0.05). In conclusion, there is a relationship between physical activity, BMI, and stress levels with the menstrual cycle among adolescent girls at SMAN 1 Praya. Keywords : Menstrual cycle, Physical Activity, Body Mass Index (BMI), Stress Levels ABSTRAK Menstruasi merupakan proses pengeluaran darah dari vagina yang berasal dari dinding rahim secara periodik. Masalah mengenai siklus menstruasi seringkali terabaikan namun tetap menjadi suatu hal yang serius, khususnya bagi kalangan usia subur, termasuk remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran pentingnya menjaga kesehatan reproduksi di kalangan remaja putri dengan lebih memperhatikan dari aktivitas fisik, indeks massa tubuh (IMT), dan tingkat stres. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik observasional dengan rancangan penelitian cross-sectional. Penelitian menggunakan kuesioner dengan jumlah populasi sebanyak 854 orang dan jumlah sampel sebanyak 99 orang dengan menggunakan teknik pemilihan sampel multistage random sampling. Pada penelitian ini, digunakan dua jenis pengambilan sampel yaitu proportionate stratified random sampling dan dilanjutkan dengan simple random sampling. Hasil penelitian ini menggunakan uji Chi Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan siklus menstruasi diperoleh nilai p-value = 0,029 (p-value 0,05) dan terdapat hubungan antara IMT dengan siklus menstruasi diperoleh nilai p-value = 0,039 (p-value 0,05) serta terdapat hubungan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi diperoleh nilai p-value = 0,001 (p-value 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahwa ada hubungan antara aktivitas fisik, IMT, dan tingkat stres dengan siklus menstruasi pada remaja putri di SMAN 1 Praya. Kata kunci: Siklus menstruasi, Aktivitas Fisik, Indeks Massa Tubuh (IMT), Tingkat Stres