Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Bobot Bibit Awal Kappaphycus alvarezii terhadap Pertumbuhan, Kandungan Karagenan dan Komposisi Proksimat Ngaddi, Melati; Oedjoe, Marcelien Dj. Ratoe; Turupadang, Welem L.
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 6, No 1 (2025): November 2025
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v6i1.7489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bobot bibit awal Kappaphycus alvarezii terhadap pertumbuhan, kandungan karagenan, dan komposisi metabolit primer. Penelitian dilaksanakan selama 45 hari (Mei–Juli 2024) di Perairan Hansisi-Semau, Kabupaten Kupang. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan bobot bibit awal, yaitu 50 g (A), 100 g (B), dan 150 g (C), masing-masing tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan berat mutlak, laju pertumbuhan spesifik (SGR), dan kadar karagenan. Data dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf kepercayaan 95% dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) apabila berbeda nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot bibit berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan berat mutlak (p<0,05). Pertumbuhan tertinggi diperoleh pada perlakuan 150 g (115,0 g), diikuti 100 g (111,3 g), dan 50 g (93,3 g). Sebaliknya, laju pertumbuhan spesifik tertinggi diperoleh pada bobot 50 g (2,34%/hari). Kandungan karagenan tertinggi terdapat pada perlakuan 100 g (32,7%) dan terendah pada 150 g (28,6%). Analisis proksimat pada perlakuan dengan pertumbuhan terbaik menunjukkan kandungan karbohidrat 45,9%, protein 8,2%, lemak 5,7%, dan abu 39,9% (berat kering). Disimpulkan bahwa bobot bibit awal mempengaruhi pertumbuhan dan kandungan karagenan K. alvarezii, dengan bobot 100 g direkomendasikan sebagai bobot optimal karena menghasilkan keseimbangan antara pertumbuhan dan kandungan karagenan.Kata kunci: bobot bibit, pertumbuhan, karagenan, proksimat, Kappaphycus alvarezii