Latar belakang penelitian ini adalah masalah Upaya Pelestarian Tradisi Nyalang- Monyalang Di Desa Cipang Kiri Hulu Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) Bagaimana Proses Tradisi Nyalang-Monyalang Pada Masyarakat Cipang Kiri Hulu Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. (2) Bagaimana Upaya Pelestarian Tradisi Nyalang Monyalang Pada Masyarakat Cipang Kiri Hulu Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode etnografi. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat suku Melayu yang mengetahui dan melaksanakan tradisi nyalang-monyalang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 20 orang dengan menggunakan teknik snowball sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa 1) Proses nyalang-monyalang ini ada enam proses yaitu : boarak, silek, sombah-menyombah, pidato adat, makan bojamba, dan panjat pinang. 2) Dalam tradisi nyalang- monyalang upaya pelestarian tradisi yang dapat dilakukan ada beberapa upaya yaitu dari kelurga, ninik mamak dan masyarakat. Keluarga merupakan tempat utama dalam memberikan pengajaran kepada anak, dalam keluarga di berikan pemahaman mengenai rasa cinta budaya tradisi yang ada dan sudah menjadi tradisi turun temurun. Selain dari keluarga, ninik mamak juga memiliki peran dalam upaya pelestarian tradisi. Sebagai pemimpin, ninik mamak menjadi panutan bagi anak kemenakan dan masyarakat, maka dari itu ninik mamak memberikan contoh dan perilaku yang mengajak serta memberikan akses kepada anak kemenakan untuk belajar dan memaknai arti dari tradisi nyalang-monyalang. Dibutuhkan juga masyarakat yang turut serta membantu dan mengikuti tradisi nyalang-monyalang dan membangun rasa peduli terhadap tradisi ini.