Sulenra, Ayu Fatimah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN KADER PUSKESMAS CISIMEUT  PENANGANAN PERTAMA GIGITAN ULAR Nazma, Diani; Mahardieni, Karlina; Prasetyaningsih, Noviani; Adiwardhani, Anggraeni; Sulenra, Ayu Fatimah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v3i1.24760

Abstract

Gigitan ular berbisa merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi ancaman di daerah tropis, termasuk di komunitas adat Baduy yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan modern. Pengetahuan mengenai pertolongan pertama sangat penting untuk menurunkan risiko kesakitan maupun kematian akibat gigitan ular. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas penyuluhan berbasis partisipasi masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan tentang pertolongan pertama gigitan ular berbisa pada masyarakat Baduy. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi penyuluhan, simulasi, serta pemberian media edukasi berupa poster dengan ilustrasi sederhana. Sebanyak 26 orang mengikuti pre-test dan post-test sebagai evaluasi pengetahuan. Hasil pre-test menunjukkan bahwa mayoritas peserta berada pada kategori cukup (53,8%), sementara 42,3% memiliki pengetahuan baik, dan hanya 3,8% yang termasuk kategori kurang. Setelah penyuluhan, sebanyak 23 orang mengisi post-test dengan hasil tidak ada yang berada pada kategori kurang, 34,8% pada kategori cukup, dan 65,2% pada kategori baik. Terjadi pergeseran yang jelas dari kategori cukup menjadi kategori baik, yang menunjukkan peningkatan pengetahuan setelah intervensi. Temuan ini menegaskan bahwa penyuluhan dan pelatihan dengan pendekatan partisipatif efektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat adat mengenai pertolongan pertama gigitan ular berbisa, sekaligus menjadi salah satu strategi pemberdayaan komunitas adat dalam menghadapi risiko kesehatan