ABSTRACT Atopic dermatitis is a chronic relapsing condition that requires long-term therapy. Therefore, treatment success greatly depends on the patient’s adherence to therapy in order to prevent recurrence and improve quality of life. To assess the correlation between treatment adherence, skin lesion severity, and quality of life in patients with atopic dermatitis at Waled Regional General Hospital, Cirebon Regency. This was an analytical observational study with a cross-sectional design. Participants were patients aged 17–65 years who met the inclusion criteria. Data were collected using a treatment adherence questionnaire, the Dermatology Life Quality Index (DLQI), and the SCORAD index to assess lesion severity. Spearman’s rank correlation test was used to analyze the relationships between variables. A significant negative correlation was found between treatment adherence and lesion severity p 0,000 r = -0,580, as well as between adherence and quality of life p 0,000 r = -0,793. Treatment adherence is significantly associated with reduced lesion severity and improved quality of life in patients with atopic dermatitis. Educational interventions and continuous adherence monitoring are essential in the management of this chronic condition. Keywords: Atopic Dermatitis, Treatment Adherence, Skin Lesions, Quality of Life, SCORAD, DLQI. ABSTRAK Dermatitis atopik memiliki karakteristik penyakit kronis residif yang memerlukan terapi jangka panjang sehingga keberhasilan terapi sangat ditentukan oleh tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan untuk mencegah kekambuhan dan peningkatan kualitas hidup. Mengetahui hubungan antara kepatuhan terapi dengan lesi kulit dan kualitas hidup pasien dermatitis atopik di RSUD Waled, Kabupaten Cirebon. Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah pasien dermatitis atopik berusia 17–65 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Data diperoleh melalui kuesioner kepatuhan, instrumen Dermatology Life Quality Index (DLQI), dan penilaian keparahan lesi menggunakan skor SCORAD. Hubungan antar variabel dianalisis menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan terapi dan lesi kulit dengan nilai p = 0,000 dan r = -0,580. Selain itu, terdapat korelasi yang signifikan antara kepatuhan terapi dan kualitas hidup dengan nilai p = 0,000 dan r = -0,793. Terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan terapi dengan lesi kulit dan peningkatan kualitas hidup pasien dermatitis atopik. Intervensi edukatif dan monitoring kepatuhan terapi diperlukan dalam manajemen penyakit ini. Kata Kunci: Dermatitis Atopik, Kepatuhan Terapi, Lesi Kulit, Kualitas Hidup, SCORAD, DLQI.