Anemia menjadi masalah kesehatan yang mengancam kekuatan dan konsentrasi santri. Dan dilakukan nya pemeriksaan skrining kadar hemoglobin (Hb) dan memberikan edukasi gizi sebagai upaya pencegahan anemia. Hasil skrining dan edukasi diharapkan meningkatkan kesadaran pola makan sehat sehingga menurunkan risiko anemia pada santri. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui kadar hemoglobin (Hb) dan memberikan edukasi gizi untuk mencegah anemia pada santri di lingkungan pondok pesantren dan mengetahui efektivitas pengguanaan alat spektrofotometer yang digunakan dalam pemeriksaan tersebut. Metode pelaksananan dengan penyuluhan dengan membagikan kuesioner kepada santri putri kemudian dilanjutkan dengan pengambilan darah sesuai target responden berdasarkan kriteria, dilakukan pemeriksaan Hb dan Analisa hasil menggunakan Uji Deskriptif dengan SPSS. Pengambilan data dilakukan dengan pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan metode CyanmetHb di laboratorium hematologic dan pengisian kuesioner terkait data demografis dan status gizi. Data selanjutnya diolah dan dianalisis menggunakan aplikasi SPSS untuk mengetahui hubungan statistik antara variabel yang diteliti. Berdasarkan kegiatan ini didapatkan hasil dari analisis data sebanyak 28 orang dengan kadar hemoglobin normal dengan persentase 75,7% dan 9 orang dengan kadar hemoglobin dibawah normal dengan persentase 24,3%.Waktu kegiatan Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) dimulai dari tanggal 21 Agustus hingga 30 Agustus 2025 bertempat di Pondok Pesantren Tarbiyatul Banin Kaliwadas Sumber Cirebon. Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa telah berhasil melaksanakan pemeriksaan kadar hemoglobin dan menunjukan pentingnya skrinning hemoglobin dan edukasi gizi efektif untuk mendeteksi anemia dan mendorong perilaku hidup sehat pada santri.